detikfinance

Soal Putusan MK, Newmont Tunggu Pemerintah

Inka Nesya - detikfinance
Jumat, 03/08/2012 22:10 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/03/4/220959_tambangdalam.jpg
Jakarta - PT Newmont Nusa Tenggara (MNT) masih menunggu sikap pemerintah soal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pembatalan pembelian 7% saham Newmont. Mereka berharap masalah divestasi ini bisa segera tuntas.

"Mengenai keputusan MK terakhir berarti posisi kami adalah kami menunggu kelanjutan pemerintah untuk proses divestasi ini hingga selesai," kata Manajer Public Relation PT Newmont Nusa Tenggara Rubi Purnomo di Hotel Mandarin, Jumat (3/8/2012)

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan terkait divestasi, pihak Newmont ingin menyelesaikan kewajibannya. Sebagai pemegang saham asing sesuai kontrak karya wajib menawarkan sahamnya 51% ke pemerintah Indonesia.

"Kami ingin bahwa proses divestasi ini sudah kita tawarkan dari 6 Mei 2011. Tentu kami ingin proses divestasi shd 6 Mei 2011. Ingin sesegera mungkin selesai," katanya.

Seperti diketahui Mahkamah Konstitusi (MK) telah membatalkan keinginan pemerintah untuk memiliki secara langsung tanpa persetujuan DPR divestasi 7% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Seperti diketahui, Presiden SBY lewat Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan Menteri Keuangan Agus Martowardjojo 'menggugat' DPR dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Gugatan dilakukan melalui Sengketa Kewenangan Lembaga Negara (SKLN) terkait pembelian divestasi 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) oleh pemerintah. Namun sayang sekali, pemerintah kalah karena MK menolak gugatan tersebut.




(hen/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut