detikfinance

Didukung Jual Lahan Industri, Laba SSIA Naik 180%

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Senin, 06/08/2012 10:44 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/06/1016/104227_karawangdoktanahluar.jpg
Jakarta - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat kenaikan laba 180,5% di semester I-2012 menjadi Rp 372 miliar dari periode yang sama tahun lalu, Rp 132,6 miliar. Kontribusi laba terbesar dihasilkan dari transaksi lahan industri yang mencapai Rp 558,4 miliar.

Manajemen SSIA dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/8/2012), realisasi laba paruh pertama 2012 tercatat 67% dari target konsolidasi tahun 2012 sebesar Rp 550 miliar.

Harga jual kawasan industri SSIA pada periode Januari-Juni 2012 mencapai US$ 89,6 per m2 atau total Rp 558,4 mliar. Hasil ini sedikit lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu RP 553,8 miliar.

Meski hanya menjual lahan 67,2 ha, atau lebih kecil dari periode sebelumnya 166,4 ha, namun harga yang dipatok perseroan kepada pembeli naik dua kali lipat dari US$ 37,1 per m2 menjadi US$ 89,6 per m2.

"Kenaikan harga rata-rata penjualan kawasan industri inilah yang memicu kenaikan signifikan laba bersih konsolidasi SSIA di semester I-2012," katanya.

Secara keseluruhan nilai kontrobusi bidang usaha porperti (kawasan industri dan sewa gedung) sebesar Rp 618,9 miliar, naik tipis dari sebelumnya Rp 601,4 miliar. Seedangkan usaha jasa konstruksi menghasilkan pendapatan Rp947,4 miliar, naik 31,5% dibandingkan sebelumnya Rp 720,2 miliar.

"Contract on hand untuk unit usaha jasa konstruksi di akhir semester I sebesar Rp 1,665 triliun. Sedangkan kontrak baru pada semester I-2012 Rp 1,123 triliun, 50,9% dibandingkan sebelumnya Rp 744 miliar," ucapnya.

Unit usaha terakhir, perhotelan malah menurun dari Rp 220,6 miliar menjadi Rp 200,4 miliar, karena adanya renovasi besar Gran Melia Jakarta sejak Juni 2011. Kontribusi hotel di dapat dari Hotel Melia Nusa Dua Bali Rp 99 miliar, Gran Melia Jakarta Rp 51 miliar, Bayan Tree Ungasan Resort Bali Rp 49 miliar dan Plaza Hotel Glodok Rp 2 miliar.


(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA