RI Punya Pasokan Gas 1.000 MMSCFD, Mau Diapakan?
Senin, 06/08/2012 14:54 WIB
Jakarta - Produksi gas dalam negeri akan terus meningkat dan bahkan hingga 2018 Indonesia sudah mempunyai 6 million tonnes per annum (MTPA) atau setara 1.000 MMSCFD (Millions of Standard Cubic Feet per Day), dengan pasokan sebanyak itu mau diapakan produksi gas di Indonesia ini?
"Ya suka tidak suka akan lebih banyak diekspor atau dijual ke luar negeri, kalau-pun dimanfaatkan dimanfaatkan di dalam negeri kebutuhannya kurang dari separuhnya," kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini, di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Dikatakan Rudi, pasokan gas sebanyak 1.000 MMSCFD tersebut berasal dari beberapa kontrak gas yang terputus mulai dari Bontang, Sempra, dan Tangguh di Trim III.
"Produksi gas akan semakin banyak hingga 2018 yang mencapai 6 MTPA (1.000 mmscfd) seiring berakhirnya kontrak-kontrak gas seperti di Bontang, Sempra dan Trim III, dengan pasokan sebanyak itu apakah bisa diserap seluruhnya oleh PLN dan industri dalam negeri, jawabannya tidak," ungkap Rudi.
Menurut Rudi, suka tidak suka, produksi gas dalam negeri akan lebih banyak diekspor dimana saat ini ekspor gas mencapai sekitar 4.000 mmscfd.
"Kalaupun diminta untuk pasokan pembangkit listrik untuk pabrik smelter yang saat ini masih ragu ada apa tidak pasokan gasnya, saya bilang ada, mau berapa? paling banyak hanya sekitar 400 mmscfd, saya siap sediakan karena," katanya.
Tetapi Rudi mensyaratkan, agar jika pasokan gas ke dalam negeri salah satunya ke pabrik smelter (pengolahan) harga gas-nya harus sesuai dan jangan harganya seperti harga PGN (PT Perusahaan Gas Negara).
"Pasalnya kalau harganya, harga PGN maka rugi kalau kita menjual ke dalam negeri karena lebih mahal biaya produksinya, mending di jual saja ke luar negeri, sendangkan pasokan listrik ke Smelter bisa dari pembangkit listrik yang berasal dari Energi Baru dan Terbaharukan (EBTKE) seperti dari Panas Bumi," jelas Rudi.
Rudi mencontohkan, produksi gas dari lapangan Jangkrik, untuk memproduksi gas diperlukan investasi yang besar, alat yang canggih dan tentunya harga gasnya mahal, kalau di jual ke dalam negeri apalagi harga PGN ya rugi tentunya.
"Namun kalau mau semuanya dipakai untuk dalam negeri (yang 1.000 mmscfd) seperti gas Exxon Mobil yang 100% buat dalam negeri, ya silahkan saja, tapi pertama apakah harganya cocok, kedua apakah mampu menghabiskan 1.000 mmscfd, ibarat kata pada 2018 nanti Indonesia itu sudah keselek gas," tandasnya.
(rrd/ang)
"Ya suka tidak suka akan lebih banyak diekspor atau dijual ke luar negeri, kalau-pun dimanfaatkan dimanfaatkan di dalam negeri kebutuhannya kurang dari separuhnya," kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini, di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Dikatakan Rudi, pasokan gas sebanyak 1.000 MMSCFD tersebut berasal dari beberapa kontrak gas yang terputus mulai dari Bontang, Sempra, dan Tangguh di Trim III.
"Produksi gas akan semakin banyak hingga 2018 yang mencapai 6 MTPA (1.000 mmscfd) seiring berakhirnya kontrak-kontrak gas seperti di Bontang, Sempra dan Trim III, dengan pasokan sebanyak itu apakah bisa diserap seluruhnya oleh PLN dan industri dalam negeri, jawabannya tidak," ungkap Rudi.
Menurut Rudi, suka tidak suka, produksi gas dalam negeri akan lebih banyak diekspor dimana saat ini ekspor gas mencapai sekitar 4.000 mmscfd.
"Kalaupun diminta untuk pasokan pembangkit listrik untuk pabrik smelter yang saat ini masih ragu ada apa tidak pasokan gasnya, saya bilang ada, mau berapa? paling banyak hanya sekitar 400 mmscfd, saya siap sediakan karena," katanya.
Tetapi Rudi mensyaratkan, agar jika pasokan gas ke dalam negeri salah satunya ke pabrik smelter (pengolahan) harga gas-nya harus sesuai dan jangan harganya seperti harga PGN (PT Perusahaan Gas Negara).
"Pasalnya kalau harganya, harga PGN maka rugi kalau kita menjual ke dalam negeri karena lebih mahal biaya produksinya, mending di jual saja ke luar negeri, sendangkan pasokan listrik ke Smelter bisa dari pembangkit listrik yang berasal dari Energi Baru dan Terbaharukan (EBTKE) seperti dari Panas Bumi," jelas Rudi.
Rudi mencontohkan, produksi gas dari lapangan Jangkrik, untuk memproduksi gas diperlukan investasi yang besar, alat yang canggih dan tentunya harga gasnya mahal, kalau di jual ke dalam negeri apalagi harga PGN ya rugi tentunya.
"Namun kalau mau semuanya dipakai untuk dalam negeri (yang 1.000 mmscfd) seperti gas Exxon Mobil yang 100% buat dalam negeri, ya silahkan saja, tapi pertama apakah harganya cocok, kedua apakah mampu menghabiskan 1.000 mmscfd, ibarat kata pada 2018 nanti Indonesia itu sudah keselek gas," tandasnya.
(rrd/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Anggaran Jebol, Thailand Tak Kuat Lagi Beli Beras Petani Lebih Mahal
-
Rabu, 19/06/2013 19:20 WIB
Akhir Pekan Ini Jokowi Buka Pameran Monorel Gratis di Monas
-
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas, Ahok Suntik Rp 1 Triliun ke BUMD
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Ahok: Tak Mudah Urai Macet, Ps. Minggu dan Tanah Abang Semrawut
-
Rabu, 19/06/2013 18:32 WIB
43 BUMN Rebutan Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Rabu, 19/06/2013 07:24 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Ini Bedanya Tol di Malaysia dan di Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 08:38 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (1)
-
Rabu, 19/06/2013 11:45 WIB
Dahlan Iskan Kunjungi Silvia di Kramat Jati, Siapa Dia?
-
Rabu, 19/06/2013 07:44 WIB
Maskapai dengan Pertumbuhan Paling Cepat di Dunia, Wakil RI Urutan Berapa?
-
79 Komentar
-
74 Komentar
-
68 Komentar
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:38 WIB WIB
ANTV Dijual ke Hary Tanoe, Grup Bakrie: Itu Cuma Gosip
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer









