detikfinance

6 Perusahaan Raksasa Amerika yang Sudah 'Sekarat'

Metta Pranata - detikfinance
Selasa, 07/08/2012 10:31 WIB
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 7 Next »

http://us.images.detik.com/content/2012/08/07/4/103544_nyse.jpg Foto: Reuters
Jakarta - Banyak perusahaan Amerika yang dipuji karena bisa melesat ke puncak dalam waktu singkat. Mereka yang tadinya pemain kecil jadi pemimpin di bidang industrinya masing-masing.

Perusahaan ini dikenal karena inovasi, pertumbuhan fenomenal dan harga sahamnya yang luar biasa. Ambil contohnya, Google dan Apple.

Lalu di sisi lain, ada juga perusahaan yang bernasib sebaliknya. Dari yang tadinya pemimpin pasar, pelan-pelan menyusut, bangkrut atau lenyap tak berjejak. Tambahan baru dalam daftar perusahaan sejenis ini contohnya: induk perusahaan American Airlines, Borders dan Eastman Kodak.

Di antara sekian banyak perusahaan AS yang sedang jatuh, ada beberapa yang masih berjuang untuk bertahan hidup. Mungkin bisnis mereka masih bisa eksis untuk beberapa tahun bahkan puluhan tahun setelah masa kejayaan.

Para eksekutif berjuang menemukan strategi yang lebih baik dan seringkali jajaran direksi mencari manajemen baru. Namun kesempatan mereka untuk bangkit semakin sulit seiring kompetitor yang sudah lebih banyak menguasai pasar dan produk atau jasa mereka sudah tidak diinginkan lagi oleh konsumen. 24/7 Wall St. telah mengompilasi daftar perusahaan-perusahaan AS yang tidak akan bisa bangkit lagi.

Beberapa nama mungkin Anda kenal dengan baik dan ingat bahwa dulu mereka sempat memimpin pasar. Perusahaan-perusahaan yang dianalisa oleh 24/7 Wall St. sebagian besar ada di S&P 500, kehilangan hampir sebagian besar pangsa pasarnya, harga sahamnya anjlok tajam dan mencatat penurunan pendapatan signifikan. Hampir semuanya baru saja kehilangan uang.

Masing-masing perusahaan telah mengalami penurunan harga saham hingga 50% dalam lima tahun terakhir. Mereka punya kompetitor yang telah membangun penguasaan pasar baru dan sangat menguntungkan hingga sulit untuk ‘dikalahkan’.

Apa saja keenam perusahaan besar AS yang tidak akan bisa bangkit ke masa kejayaannya lagi? Berikut ini daftar lengkapnya, seperti dilansir dari 24/7 Wall St, Selasa (7/8/2012):





Next page :


Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Kamis, 23/05/2013 07:40 WIB
      5 Menteri Keuangan di Masa Pemerintahan SBY
      Presiden SBY sudah memimpin Indonesia selama 9 tahun atau hampir dua periode pemerintahan. Pada masa jabatannya, sudah ada 5 menteri keuangan yang membantu.


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA