detikfinance

Volume Impor Garam RI Turun 27% Jadi 1,3 Juta Ton

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 07/08/2012 14:33 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/07/4/142842_garamdalam.jpg
Jakarta - Volume impor garam Indonesia selama 6 bulan pertama 2012 mengalami penurunan sekitar 27%. Selama Januari-Juni 2012 impor garam Indonesia hanya 1,3 juta ton sementara periode yang sama tahun lalu mencapai 1,8 juta ton.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, pada semester I-2012 ini, nilai impor garam tercatat sebanyak US$ 64,4 juta atau sekitar Rp 580 miliar.

Impor garam terbesar datang dari Australia, yaitu sebanyak 928 ribu ton dengan nilai US$ 47,3 juta sepanjang Januari hinga Juni 2012. Selain itu, ada impor garam dari India sebesar 356,2 juta dengan nilai US$ 16,3 juta.

Selandia baru juga mengimpor garam sebanyak 768 ton dengan nilai US$ 285,7 ribu sepanjang semester I-2012. Kemudian, garam asal China sebesar 3.020 ton dengan nilai US$ 231,9 ribu juga masuk ke tanah air tahun ini. Garam dari Jerman pun juga memberikan rasa bagi masyarakat Indonesia sebesar 117 ton dengan nilai US$ 145 ribu dari Januari hingga Juni tahun ini.

Sementara itu total impor garam Januari-Juni 2011 mencapai 1,8 juta ton dengan nilai US$ 95,42 juta. Indonesia mengimpor garam dari negara Kangguru, impor garam dari Australia dari Januari hingga Juni 2011 mencapai 1,04 juta ton dengan nilai USD 53,7 juta.

Impor garam juga dilakukan dengan India yaitu sebesar 741,12 ribu ton dengan nilai US 39,84 juta. Ada juga dari Singapura, Selandia Baru dan Jerman.




(hen/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA