detikfinance

BPH Migas: Stiker Pembatasan BBM Jelek!

Rista Rama Dhany - detikfinance
Selasa, 07/08/2012 17:00 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/07/1034/170401_bbmsubsidi.jpg
Jakarta - Sejak 1 Juni 2012 pemerintah telah melakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi kepada kendaraan pemerintah dan BUMN serta BUMD dengan cara pemberian stiker pada setiap kendaraan.

Namun Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng sangat kecewa dengan kualitas stiker yang dibuat oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Ya itu dia, stikernya itu, saya jadi nelangsa juga lihatnya, kenapa kok jelek banget," kata Andy ketika ditanyakan mengenai kualitas stiker yang banyak memudar di Kantor Pusat Pertamina usai mengikuti Sidang Kabinet Terbatas bidang energi, Senin (7/8/2012).

Bahkan Andy mengaku marah dengan kualitas stiker yang dibuat tersebut dikarenakan baru beberapa bulan sudah banyak yang memudar.

"Saya agak marah juga karena stikernya jelek," ucapnya.

Padahal dirinya yakin, jika tidak terlalu terburu-buru, pemerintah sudah bisa menerapkan sistem pembatasan BBM subsidi dengan sistem RFID.

"Dengan sistem RFID, bisa menggunakan chip dan waktu penerapannya tidak lama, apalagi harga chipnya murah hanya Rp 3.000-Rp 5.000 per chip, dengan RFID sistem pembatasan BBM akan lebih mudah dalam pengawasannya," tandasnya.



(rrd/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut