detikfinance

Dahlan: Bangun Pabrik Baja Rp 100 T untuk Mobil Listrik, Negara Hemat Rp 300 T

Rista Rama Dhany - detikfinance
Rabu, 08/08/2012 13:59 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/08/1036/140428_dahlanlistrikmobil.jpg
Jakarta - Untuk mewujudkan ambisi menjadikan mobil listrik sebagai mobil nasional, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menggandeng BUMN untuk memproduksi komponen-komponen mobil listrik. Termasuk pembangunan pabrik plat baja yang mencapai Rp 100 triliun.

"Baterai Aki Lithium akan diproduksi perusahaan baterai besar di Indonesia, Magnetik di produksi PT Pindad, Plat Baja akan dibuat oleh PT Inka (Industri Ketera Api Indonesia)," kata Dahlan di Kantor Pertamina Pusat, Rabu (8/8/2012).

Walaupun dalam pembangunan pabrik plat baja yang akan dilakukan PT Inka bakal menghabiskan dana Rp 100 triliun, hal ini tidaklah merugi. "Tidak sulit kok buat pabrik baja, walaupun menghabiskan dana Rp 100 triliun, tapi kan kita bisa menghemat Rp 300 triliun," ucap Dahlan.

Rp 300 triliun ini maksud yang dimaksud Dahlan adalah subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberikan oleh negara yang tahun ini totalnya bisa mencapai Rp 300 triliun.

"Kalau konsumsinya bisa ditekan dengan orang berpindah ke mobil listrik dan motor listrik maka subsidi negara untuk BBM akan berkurang drastis, karena orang banyak yang tidak pakai mobil BBM lagi," terang Dahlan.

"Ini memang tidak mudah, tapi harus kita serang dari berbagai sisi, tidak hanya dari listrik tapi juga dari mengkonversi berbagai kendaraan mulai dari mobil, mesin kapal nelayan sampai kapal tangker bisa menggunakan Gas alam terkompresi (Compressed natural gas/CNG) dan Gas alam cair (Liquefied natural gas/LNG)," tandasnya.



(rrd/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA