detikfinance

LPS Kantongi Premi Rp 6,2 Triliun

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Kamis, 09/08/2012 20:22 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/09/5/202724_lpsdalam.jpg
Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga saat ini mengelola bank peserta penjaminan sebanyak 1.949 bank yang terdiri dari 120 bank umum dan 1.829 Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Hingga semester I-2012 tercatat setidaknya ada 111.000 rekening simpanan dengan nilai mencapai Rp 1.761 triliun.

"LPS memperoleh pendapatan premi dari bank peserta sebesar Rp 6,2 triliun dan membuat surplus sebesar Rp 3,13 triliun," ungkap Kepala Eksekutif LPS Mirza Adityaswara di Rumah Makan Sate Khas Senayan Pakubuwono Jakarta, Kamis (9/8/2012).

Mirza menjelaskan hingga akhir Juni 2012, aset LPS telah menembus nilai Rp 31,02 triliun yang terdiri dari surat berharga (SBN) senilai Rp 23,54 triliun.
"Aset sejumlah Rp 7,48 triliun merupakan aset non tunai yang diantaranya berupa PMS (penyertaan modal sementara) pada Bank Mutiara sebesar Rp 6,7 triliun," imbuhnya.

Selain itu, LPS selama semester I telah menangani 1 BPR yang dicabut ijin usahanya oleh Bank Indonesia dengan jumlah simpanan mencapai Rp 3 miliar.

"Dengan ditanganinya 1 BPR yang dicabut izin usahanya di semester I tahun 2012, LPS telah menangani 46 BPR dan 1 Bank umum yang dicabut izin usahanya sejak LPS didirikan," tutup Mirza.



(feb/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA