Pedagang Parsel Bisa Untung 100% Saat Lebaran
Jumat, 10/08/2012 14:05 WIB
Jakarta - Tingginya harga parsel saat ini juga mengharuskan para pedagang menyiapkan modal yang tidak sedikit. Namun para pedagang akan mendapatkan keuntungan hingga 100% saat ramainya permintaan jelang Lebaran.
Besarnya modal yang harus dikeluarkan pemilik usaha parsel ini bahkan mencapai ratusan juta rupiah. Seperti yang diungkapkan Rey yang merupakan salah satu pedagang parsel di daerah Cikini.
"Kalau modal bikin parsel kaya gini bisa ratusan juta. Tergantung isinya juga kan ada jam, lukisan, ukiran gading, keramik juga ada," katanya kepada detikFinance, Jumat (10/8/2012).
Modal itu sebanding dengan omzet yang diraup oleh pedagang parsel, bahkan keuntungannya pun menjanjikan. Menurut pengakuan Rey, keuntungan yang bisa didapatkan hampir dua kali lipat, tergantung ramainya pesanan.
Keuntungan yang bisa didapatkan dari penjualan per parselnya kira-kira sekitar 80%-100%. "Kalau dari satu parsel misalnya modalnya sekitar Rp 300.000-Rp 500.000 bisa dijual harganya Rp 900.000. Jadi untungnya sekitar kurang lebih dua kali lipatnya lah," katanya.
Ia menambahkan saat ini jenis parsel berisi hiasan terbilang cukup mahal namun lebih laku dibandingkan dengan parcel makanan. Para pedagang parcel mengaku lebih suka membuat parsel hiasan dibanding parsel makanan karena bisa disimpan kembali jika parsel tidak laku.
"Kalau parsel kaya keramik sama hiasan gini kan masih bisa disimpen sampai tahun depan juga bisa tinggal diganti-ganti. Kalo parsel makanan kan bisa kadaluarsa kalau nggak laku," ungkap Rey.
Parsel berisi keramik saat ini memang menjadi kegemaran para pemburu parsel karena selain lebih indah dilihat, juga bisa digunakan untuk waktu yang lebih lama. Harga untuk parsel keramik ini berkisar antara Rp 300.000- Rp 1.000.000.
Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim karena untuk pemesanan yang bisa langsung dikirimkan ke alamat tujuan akan dikenakan biaya tambahan tergantung jauh dekatnya alamat yang dituju.
"Kalau biaya kirimnya ke Jakarta aja dikenain Rp 50.000, kalo ke Bekasi bisa Rp 60.000 - Rp 70.000. Tapi itu ditanggung nggak pecah. Kalo pecah resiko kita ganti dengan yang baru," timpal Abeng yang merupakan salah satu pemilik usaha Parsel di Cikini.
(hen/hen)
Besarnya modal yang harus dikeluarkan pemilik usaha parsel ini bahkan mencapai ratusan juta rupiah. Seperti yang diungkapkan Rey yang merupakan salah satu pedagang parsel di daerah Cikini.
"Kalau modal bikin parsel kaya gini bisa ratusan juta. Tergantung isinya juga kan ada jam, lukisan, ukiran gading, keramik juga ada," katanya kepada detikFinance, Jumat (10/8/2012).
Modal itu sebanding dengan omzet yang diraup oleh pedagang parsel, bahkan keuntungannya pun menjanjikan. Menurut pengakuan Rey, keuntungan yang bisa didapatkan hampir dua kali lipat, tergantung ramainya pesanan.
Keuntungan yang bisa didapatkan dari penjualan per parselnya kira-kira sekitar 80%-100%. "Kalau dari satu parsel misalnya modalnya sekitar Rp 300.000-Rp 500.000 bisa dijual harganya Rp 900.000. Jadi untungnya sekitar kurang lebih dua kali lipatnya lah," katanya.
Ia menambahkan saat ini jenis parsel berisi hiasan terbilang cukup mahal namun lebih laku dibandingkan dengan parcel makanan. Para pedagang parcel mengaku lebih suka membuat parsel hiasan dibanding parsel makanan karena bisa disimpan kembali jika parsel tidak laku.
"Kalau parsel kaya keramik sama hiasan gini kan masih bisa disimpen sampai tahun depan juga bisa tinggal diganti-ganti. Kalo parsel makanan kan bisa kadaluarsa kalau nggak laku," ungkap Rey.
Parsel berisi keramik saat ini memang menjadi kegemaran para pemburu parsel karena selain lebih indah dilihat, juga bisa digunakan untuk waktu yang lebih lama. Harga untuk parsel keramik ini berkisar antara Rp 300.000- Rp 1.000.000.
Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim karena untuk pemesanan yang bisa langsung dikirimkan ke alamat tujuan akan dikenakan biaya tambahan tergantung jauh dekatnya alamat yang dituju.
"Kalau biaya kirimnya ke Jakarta aja dikenain Rp 50.000, kalo ke Bekasi bisa Rp 60.000 - Rp 70.000. Tapi itu ditanggung nggak pecah. Kalo pecah resiko kita ganti dengan yang baru," timpal Abeng yang merupakan salah satu pemilik usaha Parsel di Cikini.
(hen/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 00:29 WIB
Kuliner Indonesia Tembus Jaringan High-End, De Bijenkorf
-
Kamis, 23/05/2013 21:13 WIB
Banyak Permintaan, Harga Apartemen di Jakarta dan Sekitarnya Naik Hingga 21%
-
Kamis, 23/05/2013 19:01 WIB
Harga Produk Fesyen Bermerek di Jakarta Lebih Murah 30% daripada KL
-
Kamis, 23/05/2013 18:45 WIB
Kasihan, 10.211 Desa di Indonesia Belum Teraliri Listrik
-
Kamis, 23/05/2013 18:23 WIB
Louis Vuitton dan Hermes Tak Ikutan Midnight Sale 80% di Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 00:29 WIB
Laporan dari Den Haag
Kuliner Indonesia Tembus Jaringan High-End, De Bijenkorf
-
Kamis, 23/05/2013 08:37 WIB
Laporan dari Singapura
Hati-hati Belanja di Singapura, Banyak Tipu-tipu
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 17:20 WIB
Ini Dia 2 Merek HP Impor yang Paling Banyak Masuk Indonesia
-
Kamis, 23/05/2013 17:22 WIB
Ini 13 Mal yang Beri Diskon Hingga 80% di Midnight Sale Jakarta 2013
-
40 Komentar
-
33 Komentar
-
33 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Ini Wanita Muda Cantik Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis
Masih muda, cantik, dan punya pengaruh yang sangat besar di dunia. Mereka ini wanita yang masuk daftar 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 16:12 WIB WIB
Dahlan Sebut Garuda Indonesia Bisa Kalahkan Singapore Airlines
-
Kamis, 23/05/2013 15:44 WIB WIB
Lewat Ponsel, Kirim-kirim Uang Tak Perlu Punya Rekening Bank
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







