Duit Asing Masuk Rp 668 Miliar, IHSG Bertambah 10 Poin
Jumat, 10/08/2012 16:12 WIB
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik 10 poin padahal dana asing mengalir yang masuk pasar modal cukup besar. Tekanan jual investor lokal menghambat penguatan indeks.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.475 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 1,834 poin (0,04%) ke level 4.133,004. Investor masih menanti sentimen positif yang bisa menjadi katalis penggerak pasar.
Indeks juga terseret oleh pergerakan negatif pasar saham Asia. Indeks sempat menanjak hingga level 4.143,077 sebelumnya akhirnya harus jatuh ke zona merah.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 5,414 poin (0,13%) ke level 4.125,756 akibat munculnya tekanan jual di saham-saham berbasis komoditas. Minimnya sentimen positif membuat pelaku pasar mulai keluar sejenak dari bursa.
Saham-saham unggulan berbasis komoditas menjadi korban tekanan aksi jual, terutama di sektor tambang. Beberapa saham lapis dua masih mampu menguat menyusul aksi beli selektif.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (10/8/2012), IHSG naik 10,394 poin (0,25%) ke level 4.141,564. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,508 poin (0,49%) ke level 713,486.
Aksi jual banyak dilakukan investor asing sehingga menghambat laju penguatan indeks. Untungnya, investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 668,872 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 103.810 kali pada volume 9,985 juta lot saham senilai Rp 3,632 triliun. Sebanyak 100 saham naik, sisanya 153 saham turun, dan 107 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan akhir pekan rata-rata dengan melemah. Hanya pasar saham Singapura yang berhasil naik ke zona hijau meski dengan poin yang tipis.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 5,29 poin (0,24%) ke level 2.168,81.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Supreme Cable (SCCO) naik Rp 900 ke Rp 5.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 38.000, Goodyear (GDYR) naik Rp 600 ke Rp 12.200, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 51.300.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 800 ke Rp 7.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 22.100, Golden Energy (GEMS) turun Rp 175 ke Rp 2.575, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 150 ke Rp 10.000.
(ang/wep)
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.475 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 1,834 poin (0,04%) ke level 4.133,004. Investor masih menanti sentimen positif yang bisa menjadi katalis penggerak pasar.
Indeks juga terseret oleh pergerakan negatif pasar saham Asia. Indeks sempat menanjak hingga level 4.143,077 sebelumnya akhirnya harus jatuh ke zona merah.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 5,414 poin (0,13%) ke level 4.125,756 akibat munculnya tekanan jual di saham-saham berbasis komoditas. Minimnya sentimen positif membuat pelaku pasar mulai keluar sejenak dari bursa.
Saham-saham unggulan berbasis komoditas menjadi korban tekanan aksi jual, terutama di sektor tambang. Beberapa saham lapis dua masih mampu menguat menyusul aksi beli selektif.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (10/8/2012), IHSG naik 10,394 poin (0,25%) ke level 4.141,564. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,508 poin (0,49%) ke level 713,486.
Aksi jual banyak dilakukan investor asing sehingga menghambat laju penguatan indeks. Untungnya, investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 668,872 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 103.810 kali pada volume 9,985 juta lot saham senilai Rp 3,632 triliun. Sebanyak 100 saham naik, sisanya 153 saham turun, dan 107 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan akhir pekan rata-rata dengan melemah. Hanya pasar saham Singapura yang berhasil naik ke zona hijau meski dengan poin yang tipis.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 5,29 poin (0,24%) ke level 2.168,81.
- Indeks Hang Seng melemah 133,35 poin (0,66%) ke level 20.136,12.
- Indeks Nikkei 225 anjlok 87,16 poin (0,97%) ke level 8.891,44.
- Indeks Straits Times naik tipis 1,98 poin (0,06%) ke level 3.054,23.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Supreme Cable (SCCO) naik Rp 900 ke Rp 5.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 38.000, Goodyear (GDYR) naik Rp 600 ke Rp 12.200, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 51.300.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 800 ke Rp 7.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 22.100, Golden Energy (GEMS) turun Rp 175 ke Rp 2.575, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 150 ke Rp 10.000.
(ang/wep)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 26/05/2013 14:25 WIB
Bos Bank Mandiri Ingin Rp 1.000 Jadi Rp 1 Segera Jadi Kenyataan
-
Minggu, 26/05/2013 14:02 WIB
Ikuti Manchester United, Miliuner Malaysia Ini Ingin IPO-kan Klub Sepakbolanya
-
Minggu, 26/05/2013 13:15 WIB
Pemerintah Jual BUMN Tekstil PT Primissima
-
Minggu, 26/05/2013 12:43 WIB
Alasan Bank Mandiri Ingin Ekspansi ke Luar Negeri
-
Minggu, 26/05/2013 11:34 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Alat Pembayaran Canggih, Gelang e-Money
-
Minggu, 26/05/2013 14:16 WIB
Bos Bank Mandiri Ingin Rp 1.000 Jadi Rp 1 Segera Jadi Kenyataan
-
Minggu, 26/05/2013 13:51 WIB
Ikuti Manchester United, Miliuner Malaysia Ini Ingin IPO-kan Klub Sepakbolanya
-
Minggu, 26/05/2013 11:34 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Alat Pembayaran Canggih, Gelang e-Money
-
Minggu, 26/05/2013 13:11 WIB
Pemerintah Jual BUMN Tekstil PT Primissima
-
Minggu, 26/05/2013 12:40 WIB
Alasan Bank Mandiri Ingin Ekspansi ke Luar Negeri
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
22 Komentar
-
Kamis, 13/12/2012 10:36 WIB
Wawancara Khusus Oesman Sapta Odang
Mengorek Bos OSO Grup, Si Pemilik Bisnis Jet Pribadi
Oesman Sapta Odang, pendiri OSO Grup yang sukses menggeluti bisnis skala nasional. Kini bisnisnya menggurita mulai dari pertambangan, perkebunan, transportasi, dan properti.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











