detikfinance

Bos KAI: Tak Ada Lagi Penumpang Berdiri di Kereta Ekonomi, Lebih Manusiawi

Wahyu Daniel - detikfinance
Sabtu, 11/08/2012 14:13 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/11/4/141723_keretacover.jpg
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan aturan ketat untuk setiap kereta termasuk kelas ekonomi. Tak ada lagi penumpang yang berdiri di kereta kelas ekonomi.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama KAI Ignasius Jonan kepada detikFinance, Sabtu (11/8/2012).

"Ada fasilitas baru yaitu satu tiket untuk satu tempat duduk di kelas ekonomi jadi nggak ada yang berdiri lagi, lebih manusiawi," tegas Jonan.

Dia mengatakan, tiket kereta api untuk arus mudik lebaran ini sudah habis dari mulai H-5 sampai H-2 untuk semua rute. Persiapan arus mudik pun sudah dilakukan.

"Ada beberapa rangkaian KA ekonomi pakai AC yang bisa menambah 2.400 penumpang sekali jalan yang diadakan Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan akan diluncurkan minggu depan dari Stasiun Senen," jelas Jonan.

Jonan mengatakan, pendapatan KAI untuk kelas ekonomi akan turun 20% karena tidak ada penumpang berdiri. "Tapi ini bentuk layanan yang baik dan lebih manusiawi," katanya.

Dia mengatakan, saat ini tiket kereta api bisa dipesan via internet dan call center 121, via ATM BNI, BCA, dan bisa dibeli di semua gerai Indomaret dan Alfamart di seluruh Jawa, di Kantor Pos, serta di agen perjalanan.

"Total hampir 12 ribu titik penjualan tiket di luar stasiun," cetus Jonan.



(dnl/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut