detikfinance

Dua Blok Minyak Medco Belum 'Berbuah Manis'

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Senin, 13/08/2012 14:17 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/13/6/medcodalam.jpg
Jakarta - Meski telah melakukan kegiatan eksplorasi atas dua bloknya, Blok Rimau PSC dan Blok Senoro Toili PSC, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) belum juga memetik hasil positif. Blok belum bisa menghasilkan dan mengontribusi kepada perseroan.

Demikian disampaikan Direktur Utama Medco, Lukman Mahfoedz, dalam keterangannya, Senin (13/8/2012).

Blok Rimau PSC, dijelaskan Lukman, hingga Juli 2012 telah menghabiskan biaya pemboran US$ 982.195. Pada titik Tala-3, telah dilakukan pemboran sampai kedalaman akhir 396 kaki MD. Kegiatan seismik juga telah dilakukan dengan menghabiskan dana US$ 3,655 juta, namun belum juga menghasilkan.

Perseroan tahap selanjutnya berencana melakukan uji sumur pada Tala-3 di blok Rimau PSC. Blok ini merupakan dimiliki perseroan 100% hasil akuisisi pemilik lama Mobil Oil dan Exxon (50:50). Rimau semula dikelola oleh PT Stanvax Indonesia.

Medco dalam struktur Rimau memiliki working interest sebesar 95%, bersama perusahaan daerah pertambangan & energi Sumsel 5%. Kontrak pengelolaan blok Rimau akan habis di 22 April 2023.

Sementara, pada blok Senoro Toili PSC, telah dilakukan kegiatan seismik namun belum menunjukkan hasil positif. Perseroan berencana pelanjutkan pengelolaan data hasil rekaman seismik untuk mendapatkan data volume 3D yang menggunakan data velocity kedua.

Ragam kegiatan ekplorasi pada blok yang berlokasi di Sulawesi Tengah ini menelan dana US$ 8 juta hingga Juli 2012. Blok Senoro dimiliki oleh tiga pihak, JOB Pertamina Medco Tomori Sulawesi 50%, Medco E&P Tomori Sulawesi memiliki 30%, dan Tomori E&P Limited 20%.



(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA