detikfinance

RI Butuh 2,6 Juta Rumah per Tahun

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Selasa, 14/08/2012 11:33 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/14/1016/113623_rumahcover.jpg
Jakarta - Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI), Setyo Maharso berharap kepada seluruh stakeholder untuk mendukung program yang mengusung lebih banyak rumah demi kesejahteraan masyarakat. Hitungan Setyo tiap tahunnya Indonesia butuh 2,6 juta rumah.

Ia mengatakan, sesuai amanat pasal 28H ayat 1 UUD 1945 setiap masyarakat berhak untuk bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan yang baik . Namun nyatanya makin banyak masyarakat tidak bisa memiliki rumah karena tidak adanya akses pendanaan.

Hasilnya kebutuhan akan rumah pun semakin membumbung, bahkan jumlah kekurangan pasokan perumahan di 2011 mencapai 13,5 juta rumah. Sebagai solusinyaa adalah realisasi UU Tabungan Perumahan Nasional.

"Selayaknya pemerintah harus mengupayakan seluruh rakyat Indonesia menempati rumah yang layak," katanya di Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Setyo menghitung kebutuhan akan rumah mencapai 2,6 juta unit per tahun, dengan berbagai faktor yakni:

Akibat pertumbuhan penduduk

Dengan penduduk Indonesia 241 juta jiwa dan angka pertumbuhan penduduk 1,3%. Rata-rata orang per KK sekitar 4,3 jiwa. Berdasarkan asumsi itu kebutuhan rumah menjadi 729.000 unit per tahun. Ini hasil dari pengalian penduduk dengan angka pertumbuhannya, lalu dibagi rata-rata orang per KK.

Akibat rehabilitasi dan upgradation

Jumlah rumah di Indonesia 49,3 juta unit, dengan tingkat kerusakan dan harus diperbaiki per tahun 3%. Maka diketahui kebutuhan rumah 1.479.000 unit.

Akibat backlog (shortage)

Angka backlog 8 juta unit, dengan asumsi dipenuhi dalam 20 tahun. Maka jumlah backlog per tahun mencapai 400.000 unit.

"Dengan tiga faktor ini, total kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 2.608.000 unit rumah per tahun," jelas Setyo.



(wep/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA