detikfinance

Ada MRT dan Monorel, Bagaimana Nasib Proyek 6 Tol Dalam Kota?

Suhendra - detikfinance
Rabu, 15/08/2012 10:52 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/15/4/103830_jalantoljakarta.jpg ilustrasi
Jakarta - Persiapan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan wacana pembangunan kembali monorel memberi harapan pemecahan masalah kemacetan di Jakarta. Selain dua proyek itu, pemerintah DKI dan pusat sudah menyiapkan 6 ruas tol dalam kota. Bagaimana nasib 6 ruas tol ini jika monorel dan MRT terealisasi?

"Saya dengar masih lanjut (pembangunan 6 tol), itu yang saya dengar ya, belum dengar ada pembatalan," kata Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Fatchur Rochman kepada detikFinance, Rabu (15/8/2012).

Fatchur mengatakan walaupun proyek 6 ruas tol tersebut inisiatif dari Pemda DKI Jakarta, namun kini rencana itu sudah menjadi proyek nasional. Pihak kementerian pekerjaan umum (PU) sudah menyetujui proyek tersebut dan menjadi proyek pemerintah pusat.

"Ini proyek nasional, 6 ruas tol dalam kota Jakarta, ini memang inisiatif Pemda DKI tapi sudah dibawa ke PU, sudah jadi proyek nasional," tegasnya.

Ia menuturkan justru 6 ruas tol dalam kota akan saling melengkapi dengan adanya MRT maupun monorel. Menurutnya untuk mengurai kemacetan Jakarta tak cukup hanya transportasi massal namun butuh juga tambahan jaringan jalan tol.

"Akan saling membantu, lagi pula MRT juga masih lama. Saya kira di Jakata butuh transportasi yang beragam," katanya.

Seperti diketahui proyek 6 ruas tol bernilai Rp 42 triliun. Jakarta Toll Development (JTD) yang menjadi satu-satunya perusahaan yang lolos kualifikasi proyek tol dengan panjang total 69,7 km ini. JTD telah menyerahkan dokumen ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum.

Operator tol PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) merupakan salah satu pemegang saham dalam JTD. Sisanya dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta dan beberapa BUMN Karya.

Berikut ini rencana 6 ruas tol tersebut:
  1. Kemayoran - Kampung Melayu : 9,6 km
  2. Duri Pulau - Kampung Melayu : 11,4 km
  3. Sunter - Rawabuaya - Batu Ceper : 22,9 km
  4. Sunter - Pulo Gebang - Tambelang : 25,73 km
  5. Pasar Minggu - Casablanca : 9,5 km
  6. Ulujami - Tanah Abang : 8,270 km


(hen/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close