detikfinance

4 BUMN Ini Bakal Disuntik Pemerintah Rp 4,5 Triliun di 2013

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Rabu, 22/08/2012 11:24 WIB
//images.detik.com/content/2012/08/22/4/112604_bumnkantorluar.jpg Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -Pemerintah kembali memberikan suntikan modal kepada BUMN. Dalam Nota Keuangan RAPBN 2013, pemerintah akan memberikan bantuan modal dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 4,5 triliun untuk 4 BUMN. Siapa saja?

"Dalam RAPBN Tahun Anggaran 2013, pemerintah mengalokasikan dana untuk PMN kepada BUMN sebesar Rp 4,5 triliun, atau 70,4% dari total PMN," demikian pernyataan Nota Keuangan yang dikutip detikFinance, Rabu (22/8/2012).

Pada nota keuangan tersebut, pemerintah akan menyalurkan PMN kepada 4 BUMN, yaitu PT Askrindo dan Perum Jamkrindo sebesar Rp 2 triliun, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Rp 2 triliun, dan PT Geo Dipa Energi Rp 500 miliar.

PMN yang akan diberikan kepada Askrindo dan Perum Jamkrindo akan dipergunakan untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperkuat struktur permodalan Askrindo dan Jamkrindo untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi kelangsungan dan perkembangan kegiatan sektor riil oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Nota tersebut, penambahan PMN kepada Askrindo dan Jamkrindo dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk melanjutkan revitalisasi program KUR, yang telah mulai dilaksanakan di 2010.

Sementara PMN kepada PPA akan digunakan untuk mengelola aset dan menyehatkan kembali BUMN yang sedang tidak sehat keuangannya.

Seperti diketahui hingga akhir bulan Mei 2012, PPA telah menyalurkan dana restrukturisasi dan revitalisasi BUMN Rp 1,7 triliun dalam bentuk pemberian pinjaman dan penyertaan modal untuk 5 BUMN, yaitu PT Merpati Nusantara Airlines, PT PAL Indonesia, PT Waskita Karya, PT Dirgantara Indonesia, dan PT Industri Gelas.

Terakhir, pada nota keuangan pemerintah akan mengalokasikan PMN kepada perusahaan energi Geo Dipa Energi Rp 500 miliar. Geo Dipa Energi berdiri sejak 2002, dan bergerak dalam bidang usaha pembangkit listrik tenaga panas bumi. Geo Dipa Energi awalnya merupakan anak usaha PLN dan Pertamina.

Seiring dengan perkembangannya, maka dalam rangka untuk lebih memfokuskan diri pada pengembangan panas bumi di Indonesia, Geo Dipa Energi pada tahun 2011 telah berubah menjadi BUMN.
(feb/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut