detikfinance
Klinik UKM
Iim Rusyamsi, MM.
Pakar Usaha Kecil Menengah
Chairman UKMSukses.com
Founder Komunitas TDA
Wakil Ketua Komtap Pengembangan Kewirausahaan dan Usaha Menengah
KADIN Indonesia Bidang UMKM dan Koperasi

Punya Usaha Untung, Tapi Bingung Bagi-bagi Laba

Iim Rusyamsi - detikfinance
Rabu, 05/09/2012 10:48 WIB
Punya Usaha Untung, Tapi Bingung Bagi-bagi Laba
Jakarta -Saya memiliki usaha sendiri, yang saya ingin tanyakan seberapa besar idealnya prosentase pembagian laba, untuk gaji karyawan, dana cadangan, belanja modal atau mungkin ada pembagian untuk biaya yang lain?


Terima Kasih

Supriyadi

supriyadiningsih@yahoo.co.id


Jawaban:

Untuk menentukan pembagian laba usaha memang umumnya berbeda-beda. Namun bisa saya berikan gambaran idealnya sebagai berikut:

Total gaji, bonus, komisi, tunjangan dan lain-lain yang berhubungan dengan karyawan adalah sebesar 30-50% dari laba kotor usaha. Gaji anda sebagai pemilik usaha juga diambil dari pembagian tersebut.

Jika dari prosentase tersebut masih ada dana yang berlebih maka itu bertanda usaha anda sudah baik dan membutuhkan lagi karyawan-karyawan baru untuk membesarkan usaha anda.

Laba kotor tersebut juga sudah termasuk dikurangi oleh biaya operasional usaha seperti biaya transportasi, listrik, sewa tempat, alat tulis kantor (ATK), telekomunikasi dan lainnya yang rutin dikeluarkan tiap bulan. Dari pengeluaran gaji dan biaya operasional maka akan didapat laba atau keuntungan bersih.

Laba bersih ini yang dapat dibagikan sebagai berikut :



  • 20% untuk investasi dan dana cadangan, sebagai tabungan untuk kebutuhan operasional usaha dalam jangka menengah/panjang (tidak diambil kecuali ada hal yang sangat penting). Bisa dalam bentuk tabungan, deposito, emas, properti atau surat berharga lainnya.
  • 10% dapat digunakan untuk keperluan investasi usaha, misal investasi di infrastruktur, sistem, SDM, teknologi dan lain-lain. Bisa juga diinvestasikan pada usaha baru yang menguntungkan.
  • 60% untuk modal berputar, kebutuhan dana untuk operasional usaha yang menyangkut penjualan dan penyediaan inventori barang.
  • 10% untuk digunakan untuk keperluan pribadi dan keluarga anda, dana ini layak anda gunakan sebagai tanda penghargaan terhadap diri anda yang sudah bekerja dan berjuang membesarkan usaha.
  • 10% untuk anda salurkan sebagai dana sosial, sumbangan, infaq/sodaqoh anda sebagai bentuk rasa tanggung jawab usaha anda terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Tentu saja pembagian ideal ini bisa anda lakukan jika usaha anda menguntungkan atau menghasilkan laba bersih. Namun jika kita bisa belajar untuk disiplin dan berkomitmen menerapkan pembagian ini maka usaha anda tentu akan lebih besar dan mempunyai laba yang baik.

(hen/hen)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
  • Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek Senin, 08/02/2016 11:00 WIB
    Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek
    Anda bisa mengandalkan feng shui untuk berinvestasi setelah Imlek di tahun monyet api, tapi bisa juga memakai data. Investasi seperti apa yang menarik saat Imlek?


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close