detikfinance

SBY Harus Bikin Gerakan Nasional Pembasmian Penyelundupan BBM Subsidi

Wahyu Daniel - detikfinance
Sabtu, 08/09/2012 15:15 WIB
SBY Harus Bikin Gerakan Nasional Pembasmian Penyelundupan BBM Subsidi Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -Kuota atau jatah BBM subsidi di Jakarta dan beberapa daerah makin tipis dan segera habis karena konsumsi tinggi. Ini karena BBM subsidi jatuh ke pihak yang tak berhak.

Anggota Komisi VII DPR Satya W. Yudha meminta pemerintah serius untuk mencegah BBM subsidi digunakan oleh pihak yang tak berhak, khususnya industri yang seharusnya menggunakan BBM non subsidi. Setiap tahun kuota BBM subsidi selalu jebol karena diselundupkan untuk kendaraan industri.

"Kami ingin Presiden SBY membuat gerakan nasional pembasmian penyelundupan BBM subsidi. Selama ini banyak kebocoran BBM subsidi," tegas Satya kepada detikFinance, Sabtu (8/9/2012).

Satya meminta pemerintah dengan tegas bisa membasmi kebocoran-kebocoran konsumsi BBM subsidi ini. Sehingga dana yang dikeluarkan untuk subsidi tidak sia-sia dan tepat sasaran.

"Ini menjadi keprihatinan kami. Kalau sekarang kuota akan habis dan pemerintah minta penambahan, itu bukan sesuatu yang susah. Masalahnya sekarang, kita tidak mau BBM subsidi digunakan pihak yang tidak berhak. Berapa pun kuota yang ditambahkan pasti akan habis. Masih banyak orang kaya menerima subsidi," tutur Satya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pemerintah akan mengajukan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 4 juta kiloliter ke DPR. Hal ini harus disetujui DPR, karena jika tidak masyarakat kelas bawah pengguna sepeda motor tak bisa menikmati BBM subsidi sampai akhir tahun.

Menanggapi ini, Satya mengatakan, DPR meminta pemerintah bisa lebih tegas untuk mencegah kebocoran konsumsi BBM subsidi. "Berapapun kuota yang ditambahkan, mau 4 juta kiloliter, 6 juta kiloliter, atau 7 juta kiloliter pasti akan habis. Karena kebocoran tersebut," ucap Satya.


(dnl/wep)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China Senin, 18/07/2016 12:05 WIB
    Wawancara Tenaga Ahli Kemenko Maritim
    Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China
    Natuna adalah wilayah yang sangat penting. Bukan hanya kaya akan ikan, Natuna juga menyimpan potensi besar di sektor migas dan pariwisata.
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut