Suspensi Dibuka, Saham Inti Bangun Langsung Melesat ke Rp 5.400
Selasa, 11/09/2012 10:48 WIB
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) hanya berlangsung satu hari. Perdagangan sesi I, hari ini, saham IBST kembali diperdagangkan dan makin melesat ke level Rp 5.400 per lembar.
"Pengumuman tanggal 10 September Perihal suspensi saham IBST maka dengan ini diumumkan suspensi atas saham PT Inti Bangun Sejahtera dibuka kembali di pasar regular dan pasar tunai pada sesi I 11 September," kata Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam pengumumannya, Selasa (11/9/2012).
Setelah satu hari tidak diperdagangkan, saham IBST terus melesat. Dari harga sebelum suspensi Rp 4.400 per lembar dan kini hingga pukul 10.40 berada di level Rp 5.400 per lembar.
Belum diketahui alasan kenaikan yang tinggi saham IBST. Saham perseroan merupakan 'mainan' baru investor setelah listing pekan lalu. Di awal perdagangan harga perdana yang Rp 1.000 per lembar, telah naik Rp 500 (50%) ke posisi Rp 1.500 per lembar.
Tidak seberapa lama saham IBST mengalami kenaikan kumulatif sebesar Rp 2.900 atau 193,33%, dari harga awal Rp 1.500 pada 31 Agustus 2012 amenjadi Rp 4.400 pada 7 September 2012.
(wep/dnl)
"Pengumuman tanggal 10 September Perihal suspensi saham IBST maka dengan ini diumumkan suspensi atas saham PT Inti Bangun Sejahtera dibuka kembali di pasar regular dan pasar tunai pada sesi I 11 September," kata Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam pengumumannya, Selasa (11/9/2012).
Setelah satu hari tidak diperdagangkan, saham IBST terus melesat. Dari harga sebelum suspensi Rp 4.400 per lembar dan kini hingga pukul 10.40 berada di level Rp 5.400 per lembar.
Belum diketahui alasan kenaikan yang tinggi saham IBST. Saham perseroan merupakan 'mainan' baru investor setelah listing pekan lalu. Di awal perdagangan harga perdana yang Rp 1.000 per lembar, telah naik Rp 500 (50%) ke posisi Rp 1.500 per lembar.
Tidak seberapa lama saham IBST mengalami kenaikan kumulatif sebesar Rp 2.900 atau 193,33%, dari harga awal Rp 1.500 pada 31 Agustus 2012 amenjadi Rp 4.400 pada 7 September 2012.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 19:10 WIB
Ekspansi Intraco Penta di Kalimantan
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 18:25 WIB
PT KAI: 1 Juni 2013 Semua Stasiun di Jabodetabek Steril dari Kios dan PKL
-
Rabu, 22/05/2013 18:12 WIB
Harga Daging Tak Kunjung Turun, Pemerintah Percepat Impor
-
Rabu, 22/05/2013 18:39 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
-
Rabu, 22/05/2013 18:38 WIB
Ini Alasan Bos PT KAI Tak Gusur Minimarket di Stasiun Kereta
-
Rabu, 22/05/2013 17:10 WIB
Pebisnis Kaya dari China Beli Burung Rp 3,8 Miliar
-
Rabu, 22/05/2013 18:25 WIB
PT KAI: 1 Juni 2013 Semua Stasiun di Jabodetabek Steril dari Kios dan PKL
-
Rabu, 22/05/2013 16:54 WIB
Kisah Mahasiswa Indonesia Jualan Coto Makassar di Sydney
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 22/05/2013 18:48 WIB
Rp 64 Triliun Lenyap, Wanita Ini Tetap Jadi yang Terkaya di Australia
Pengusaha tambang raksasa Gina Rinehart telah kehilangan kekayaan AUD 7 miliar (US$ 6,8 miliar) atau sekitar Rp 64 triliun tahun lalu. Meski begitu, Rinehart tetap jadi orang terkaya di Australia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 15:05 WIB WIB
Jangan Sampai RI Masuk MURI Jadi Negara Terakhir Pakai Bensin Premium
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







