detikfinance

Sesi I

Marak Aksi Ambil Untung, IHSG Ambles 25 Poin

Angga Aliya - detikfinance
Selasa, 11/09/2012 11:50 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/09/11/6/ihsgmerahdalamangga1.jpg
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 25 poin menyusul maraknya aksi jual terutama di saham-saham yang kemarin sudah naik cukup tinggi. Saham komoditas memimpin koreksi bursa.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun 10,111 poin (0,24%) ke level 4.150,549 terseret arus negatif pasar saham Asia. Posisi indeks sudah cukup tinggi setelah menguat tiga hari berturut-turut.

Investor memanfaatkan posisi indeks yang sudah cukup tinggi untuk melakukan aksi ambil untung. Aksi jual melanda hampir seluruh sektor di lantai bursa.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (11/9/2012), IHSG ambles 25,002 poin (0,60%) ke level 4.135,658. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 3,627 poin (0,51%) ke level 712,073.

Indeks sama sekali tidak menyentuh teritori positif sejak pagi hingga siang hari ini. Aksi ambil untung terus terjadi sehingga indeks pun sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di level 4.127,759.

Saham-saham unggulan yang kemarin naik tinggi menjadi sasaran investor untuk melakukan aksi ambil untung, salah satunya berbasis komoditas seperti agrikultur dan tambang. Saham-saham lapis dua juga ikut menjadi sasaran aksi jual.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 44.513 kali pada volume 1,398 miliar lembar saham senilai Rp 1,524 triliun. Sebanyak 60 saham naik, sisanya 138 saham turun, dan 86 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa di Asia masih belum banyak berubah sejak pagi tadi, rata-rata terjebak di zona merah dipimpin oleh pasar saham China. Hanya bursa Singapura yang masih mampu bertahan di zona hijau.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai ambles 19,51 poin (0,91%) ke level 2.115,39.  
  • Indeks Hang Seng melemah 123,72 poin (0,62%) ke level 19.703,45.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 71,38 poin (0,80%) ke level 8.797,99.  
  • Indeks Straits Times naik tipis 1,54 poin (0,05%) ke level 3.010,26.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 900 ke Rp 5.300, Multi Prima (LPIN) naik Rp 250 ke Rp 7.400, Lion Metal (LION) naik Rp 100 ke Rp 9.200, dan Inovisi (INVS) naik Rp 100 ke Rp 6.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 3.450 ke Rp 19.350, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 49.450, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 38.500, dan Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 28.000.



(ang/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA