Subsidi Prasarana Rumah akan Dibayar Saat KPR
Selasa, 11/09/2012 14:17 WIB
Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengakui pola lama penyerahan dana prasarana, sarana dan utilisasi umum (PSU) untuk rumah bersubsidi memiliki banyak kelemahan.
Kualitas pembangunan PSU yang dikerjakan kontraktor pelaksana jauh dibawah ketentuan. Hasilnya, sarana jalan atau drainase rumah subsidi rusak sebelum waktunya.
Menpera Djan Faridz kini memformulasikan pencairan dana PSU langsung kepada pengembang dengan pengawasan langsung dari pemerintah daerah.
"Penunjukkan langsung karena sebelumnya pemenang tender pembangunan rumah subsidi berasal dari Jakarta. Mereka bisa men-subkontrak kepada tiap daerah. Cara mereka kerja tidak sesuai dengan pola pengembang," kata Djan di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
"Kualitas bangunan PSU menjadi turun. Misalkan mereka bangun jalan langsung kedua-duanya, padahal biasanya satu dulu. Satu lagi sebagai jalan logistik. Akibatnya jalan yang sudah jadi, karena untuk logistik rusak. Makanya jadi tunjuk langsung," tambahnya.
Sistemnya pun masih reimbers, usai pengerjaan PSU rampung. Namun tahun depan pemerintah berencan mengubah pola pencairan PSU, yakni berbarengan dengan pembayaran KPR.
"Sistem kembali diubah, tahun depan karena sekarang dananya sudah mepet. Jadi PSU bareng dengan KPR. Bayar KPR kita bayarkan subsidinya," katanya.
Dalam memuluskan format pencairan PSU, Djan Faridz juga telah menandatangani kesepakatan bersama dengan 33 Gubernur seluruh Indonesia, 10 Walikota/Bupati dan calon penerima bantuan PSU. MOU ini juga telah sejalan dengan Perpres No.70 Tahun 2012 dan Permenpera No.10 Tahun 2012, sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan bantuan PSU tahun 2012.
"Pekerjaan pengadaan PSU di lingkungan perumahan bagi MBR akan dilaksanakan oleh pengembang yang bersangkutan, sesuai pasal 30 ayat 5 huruf h Perpres 70," tegasnya.
(wep/hen)
Kualitas pembangunan PSU yang dikerjakan kontraktor pelaksana jauh dibawah ketentuan. Hasilnya, sarana jalan atau drainase rumah subsidi rusak sebelum waktunya.
Menpera Djan Faridz kini memformulasikan pencairan dana PSU langsung kepada pengembang dengan pengawasan langsung dari pemerintah daerah.
"Penunjukkan langsung karena sebelumnya pemenang tender pembangunan rumah subsidi berasal dari Jakarta. Mereka bisa men-subkontrak kepada tiap daerah. Cara mereka kerja tidak sesuai dengan pola pengembang," kata Djan di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
"Kualitas bangunan PSU menjadi turun. Misalkan mereka bangun jalan langsung kedua-duanya, padahal biasanya satu dulu. Satu lagi sebagai jalan logistik. Akibatnya jalan yang sudah jadi, karena untuk logistik rusak. Makanya jadi tunjuk langsung," tambahnya.
Sistemnya pun masih reimbers, usai pengerjaan PSU rampung. Namun tahun depan pemerintah berencan mengubah pola pencairan PSU, yakni berbarengan dengan pembayaran KPR.
"Sistem kembali diubah, tahun depan karena sekarang dananya sudah mepet. Jadi PSU bareng dengan KPR. Bayar KPR kita bayarkan subsidinya," katanya.
Dalam memuluskan format pencairan PSU, Djan Faridz juga telah menandatangani kesepakatan bersama dengan 33 Gubernur seluruh Indonesia, 10 Walikota/Bupati dan calon penerima bantuan PSU. MOU ini juga telah sejalan dengan Perpres No.70 Tahun 2012 dan Permenpera No.10 Tahun 2012, sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan bantuan PSU tahun 2012.
"Pekerjaan pengadaan PSU di lingkungan perumahan bagi MBR akan dilaksanakan oleh pengembang yang bersangkutan, sesuai pasal 30 ayat 5 huruf h Perpres 70," tegasnya.
(wep/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 11:32 WIB
Bangun Pabrik HP Rp 47 T, Foxconn Dapat Lahan dari Agung Sedayu
-
Jumat, 24/05/2013 11:21 WIB
MS Hidayat: Calon Kepala BKPM Salah Satunya Bos Garuda Emirsyah Satar
-
Jumat, 24/05/2013 11:17 WIB
Chairul Tanjung akan Pertemukan 100 Pengusaha RI-Korea
-
Jumat, 24/05/2013 11:01 WIB
Daya Saing Barang Made In RI Masih di Bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand
-
Jumat, 24/05/2013 10:52 WIB
Pujian Chatib Basri: Agus Marto Akan Bawa Semangat Baru di BI
-
Jumat, 24/05/2013 10:21 WIB
Rumah Aneh di Singapura, 11 Tahun Dijual Tak Laku-laku
-
Jumat, 24/05/2013 10:19 WIB
Melihat Senyuman Wanita-wanita Cantik di Indonesia Banking Expo 2013
-
Jumat, 24/05/2013 10:11 WIB
Bikin BBM di Kilang Sendiri, Pertamina Malah Rugi Rp 400/Liter
-
Jumat, 24/05/2013 09:06 WIB
Ayo Siapa Mau? Adopsi 20 Pulau-pulau Kecil di Indonesia Ini
-
Jumat, 24/05/2013 09:47 WIB
Ini Penjelasan Wamen ESDM Soal 'TV' Raksasa Tayangkan Iklan Hemat Energi
-
40 Komentar
-
35 Komentar
-
33 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Ini Wanita Muda Cantik Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis
Masih muda, cantik, dan punya pengaruh yang sangat besar di dunia. Mereka ini wanita yang masuk daftar 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 07:14 WIB WIB
Lima Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Investasi Rumah
-
Kamis, 23/05/2013 18:13 WIB WIB
Louis Vuitton dan Hermes Tak Ikutan Midnight Sale 80% di Jakarta
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







