detikfinance

Lautandhana Securindo: IHSG Bisa Menguat Terbatas

Lautandhana Securindo - detikfinance
Rabu, 12/09/2012 09:36 WIB
Jakarta - IHSG kemarin ditutup turun tipis sebesar 0,1% di level 4.155,4 akibat maraknya aksi profit taking investor pada saham-saham yang telah menguat signifikan. Aksi selective buy di jelang sesi akhir perdagangan terutama sektoral pertambangan, industry dasa, keuangan dan perdagangan mampu menahan laju koreksi IHSG. Asing kemarin hanya membukukan transaksi net buy super tipis. Saham-saham top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 1.100 ke Rp 5.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 7.600, Lion Metal (LION) naik Rp $00 ke Rp 9.500, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 52.400; sedangkan saham-saham top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 2.400 ke Rp 20.400, Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 28.000, Jaya Pari (JRPT) turun Rp 300 ke Rp 2.800, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 38.600.

Masih menunggu keputusan pengadilan konstitusi Jerman dalam partisipasi bailout dan hasil FOMC The Fed, bursa Wall Street semalam hanya mengalami penguatan terbatas. Indeks Dow Jones ditutup naik sebesar 0,5% berada di level 13.323,4 dipimpin oleh penguatan saham Bank of America sedangkan penguatan yang terjadi pada sektoral energy dan keuangan ditengah lonjakan harga minyak dunia mampu mengerek naik indeks S&P 500 ke level 1.433,6. Sementara itu, bursa Eropa semalam ditutup menguat cukup tinggi yang didongkrak oleh penguatan saham Deutsche Bank pasca pengumuman pemangkasan biaya senilai EUR 4,5 miliar hingga tahun 2015 dan tidak meminta pemegang saham untuk menyuntikan tambahan modal. Indeks DJ Euro Stoxx naik 1,2% untuk ditutup di level 2.557,7 sedangkan indeks FTSE 100 ditutup cenderung flat di level 5.792,2.

Terdorong oleh sentimen positif Eropa, bursa Asia di pagi ini dibuka serentak menguat dimana indeks Nikkei +1,2%; KOSPI +0,9%; KLSE -0,3% dan STI +0,6%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih akan volatile berpotensi terjadi penguatan terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.100-4.195.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA