detikfinance

LPS: Bank Mutiara Bisa Dibeli Dengan Obligasi Rekapitalisasi

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 12/09/2012 16:33 WIB
LPS: Bank Mutiara Bisa Dibeli Dengan Obligasi Rekapitalisasi
Jakarta -Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan pembelian PT Bank Mutiara Tbk (eks Bank Century) bisa menggunakan obligasi rekapitalisasi pemerintah yang ada di perbankan.

"Kami terbuka dengan semua opsi pembelian termasuk dengan obligasi rekapitalisasi, karena dalam undang-undang LPS, penjualan bank tidak dibatasi harus menggunakan uang tunai," kata Sekretaris Perusahaan LPS, Samsu Adi Nugroho dalam penjelasannya seperti dikutip detikFinance, Rabu (12/9/2012).

Dikatakan Samsu, LPS bertugas untuk memenuhi ketentuan undang-undang yang menyebutkan harga penjualan Bank Mutiara harus sesuai dengan dana talangan pemerintah.

"Kepentingan LPS adalah amanat undang-undang ini terpenuhi, namun kan harus ada proses due diligence terhadap calon pembelinya sesuai persyaratan yang ditentukan LPS dan Bank Indonesia," katanya.

Pembelian dengan obligasi rekapitalisasi, menurutnya juga bukan wacana baru karena sejak awal sudah pernah dimunculkan dalam proses penjualan Bank Mutiara sejak dua tahun lalu.

"Kita memang sudah melihat opsi itu, karena dana talangan pemerintah ke Bank Mutiara pun juga tidak semuanya tunai, tetapi ada obligasi pemerintah juga sekitar Rp 2 triliun sampai Rp 4 triliun," katanya.

Karena kinerja yang membaik, Samsu menyebutkan nilai pasar Bank Mutiara bisa mencapai tiga kali dari ekuitasnya saat ini.

Ekuitas Bank Mutiara sampai Juli 2012 sebesar Rp 1,108 triliun dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 1,136 triliun pada akhir tahun. Sementara total aset sampai Juli sudah mencapai Rp 13,95 triliun dengan target akhir tahun Rp 14,78 triliun.

Berdasarkan Rencana Bisnis Bank yang dipaparkan manajemen Bank Mutiara belum lama ini, hingga akhir 2013, ekuitas perseroan diprediksi bisa mencapai Rp 1,5 triliun. Peningkatan ekuitas itu ditopang oleh prediksi laba bersih perseroan pada akhir 2012, yang diprediksi sebesar Rp 180 miliar dan pada akhir 2013 diperkirakan sebesar Rp 260 miliar.

Begitupula dengan aset Bank Mutiara pada akhir 2013, ditargetkan mencapai Rp 20 triliun, yang diantaranya akan ditopang oleh pertumbuhan pengucuran kredit sepanjang tahun depan yang ditargetkan mencapai Rp 3 triliun.

Pembelian dengan obligasi rekapitalisasi ini tentunya akan menguntungkan pemerintah, karena bisa menjual Bank Mutiara sesuai harga yang disyaratkan DPR, sebesar Rp 6,7 triliun. Selain itu, pembelian Bank Mutiara menggunakan obligasi rekap juga dapat mengurangi beban bunga obligasi yang harus dibayar Pemerintah.

Berdasarkan kabar yang beredar sejumlah bank yang masih memegang obligasi rekapitalisasi didorong untuk membeli Bank Mutiara. Hal ini dilakukan tepat pada penawaran saham secara terbuka oleh LPS ditahun mendatang. Salah satunya adalah PT Bank Mandiri Tbk.
(dru/dnl)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • Perempuan Bergaji Rp 379 Miliar Kamis, 28/04/2016 07:10 WIB
    Perempuan Bergaji Rp 379 Miliar
    CEO perusahaan otomotif AS, General Motors (GM), Mary Barra, mendapatkan gaji US$ 28,6 juta atau sekitar Rp 379 miliar sepanjang 2015 lalu. Angka ini naik 77%.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close