detikfinance

FITRA: Biaya Perjalanan Dinas PNS Rp 21 Triliun Terlalu Serakah!

Ramdhania El Hida - detikfinance
Minggu, 16/09/2012 15:12 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/09/16/4/151441_pnsnewbkn2.jpg
Jakarta -Forum Independen untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai biaya perjalanan dinas untuk tahun 2013 mendatang sebesar Rp 21 triliun terlalu mewah. Pemerintah harus mampu menekan anggaran tersebut hingga Rp 10 triliun.

Demikian disampaikan Koordinator Advokasi Uchok Sky Khadafi dalam bincang dengan wartawan di Cikini, Jakarta, Minggu (16/9/2012).

"Ini perjalanan dinasnya, jadi Rp 21 triliun, itu terlalu mewah dan serakah buat PNS itu. Sebetulnya Rp 21 triliun itu bisa dihemat, kita bisa hitung-hitung itu bisa Rp 10 triliun," ungkapnya.

Menurut Uchok, biaya Rp 21 triliun terlalu besar karena banyaknya acara seminar dan workshop yang sebetulnya tidak membutuhkan jumlah rombongan yang terlalu banyak. Pasalnya, di era digital ini, segala sesuatunya bisa dijelaskan melalui fasilitas internet.

"Terlalu banyak rombongan dinas, terlalu banyak seminar, workshop yang kadang-kadang tidak penting, hanya sosialisasi UU, pakai dikumpulin se-Indonesia, padahal kita bisa pakai surat keterangan, teleconference, internet, tidak usah pakai kumpul-kumpul lah malah tidak efektif," tegasnya.

Uchok menambahkan anggaran yang dapat dihemat dari biaya perjalanan dinas ini, yaitu sekitar Rp 11 triliun, bisa dialihkan untuk membiayai biaya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) tahun depan sebesar 15 persen yang dibebankan kepada rakyat.

"Itu bisa dialihkan ke kenaikan TDL, kenaikan TDL itu kan 15 persen, kalau 15 persen itu kira Rp 15-16 triliun, kalau dialihkan ke sana lebih baik karena kalau Rp 21 triliun itu untuk perjalanan dinas itu hanya PNS yang menikmati, kalau Rp 15-16 triliun itu semua rakyat yang menikmati, itu keadilan dan distribusi yang baik," tandasnya.

(nia/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut