Lakukan Perjalanan Dinas, Bappenas Minta PNS Tak 'Keroyokan'
Selasa, 18/09/2012 15:31 WIB
Jakarta - Pemerintah imbau para pegawai negeri sipil (PNS) untuk tidak pergi dengan rombongan besar ketika melakukan perjalanan dinas. Hal ini guna mengefisiensikan anggaran perjalanan dinas yang telah dianggarkan pemerintah.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengungkapkan penganggaran perjalanan dinas PNS telah dilakukan secara tepat. Namun, dari segi pelaksanaannya ia mengakui memang masih banyak PNS yang 'nakal', terutama pada instansi pemerintah di daerah.
"Kita sudah melaksanakan reform, tapi masih ada yang 'nakal-nakal', mungkin ada yang lupa. Begitu fokus ke pusat, padahal delivery-nya di daerah," ujar Armida di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Armida menyatakan ada dua hal yang bisa diefektifkan terkait perjalanan dinas yaitu dari sisi bentuk kegiatan dan jumlah peserta yang ikut dalam perjalanan dinas.
"Rombonganya yang sederhana-sederhana saja," ujarnya.
Armida mengaku untuk Bappenas telah melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas.
"Kalau dari Bappenas sudah sangat-sangat efisien. Kan saya backgroundnya perguruan tinggi, jadi sudah terbiasa begitu, (membawa rombongan sedikit)," ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Armida, diperlukan peningkatan pengawasan baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
"Ada Irjen, BPKP, kembalikan ke fungsi pengawasan. Ada evaluasi kinerja, apa yang dirasa tidak efisien," pungkasnya.
Dalam RAPBN 2013, anggaran perjalanan dinas kementerian/lembaga mencapai Rp 23 triliun. Angka tersebut terus naik, pada tahun ini perjalanan dinas mencapai Rp 18 triliun, tahun 2011 mencapai Rp 20,9 triliun, dan pada 2010 mencapai Rp 19,6 triliun.
(nia/dru)
Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengungkapkan penganggaran perjalanan dinas PNS telah dilakukan secara tepat. Namun, dari segi pelaksanaannya ia mengakui memang masih banyak PNS yang 'nakal', terutama pada instansi pemerintah di daerah.
"Kita sudah melaksanakan reform, tapi masih ada yang 'nakal-nakal', mungkin ada yang lupa. Begitu fokus ke pusat, padahal delivery-nya di daerah," ujar Armida di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Armida menyatakan ada dua hal yang bisa diefektifkan terkait perjalanan dinas yaitu dari sisi bentuk kegiatan dan jumlah peserta yang ikut dalam perjalanan dinas.
"Rombonganya yang sederhana-sederhana saja," ujarnya.
Armida mengaku untuk Bappenas telah melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas.
"Kalau dari Bappenas sudah sangat-sangat efisien. Kan saya backgroundnya perguruan tinggi, jadi sudah terbiasa begitu, (membawa rombongan sedikit)," ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Armida, diperlukan peningkatan pengawasan baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
"Ada Irjen, BPKP, kembalikan ke fungsi pengawasan. Ada evaluasi kinerja, apa yang dirasa tidak efisien," pungkasnya.
Dalam RAPBN 2013, anggaran perjalanan dinas kementerian/lembaga mencapai Rp 23 triliun. Angka tersebut terus naik, pada tahun ini perjalanan dinas mencapai Rp 18 triliun, tahun 2011 mencapai Rp 20,9 triliun, dan pada 2010 mencapai Rp 19,6 triliun.
(nia/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 17:53 WIB
Aturan Kewajiban Pemasangan RFID di Kendaraan Pribadi Segera Terbit
-
Selasa, 21/05/2013 17:46 WIB
Dari 'Bank Tanpa Cabang' Hingga Redenominasi, Darmin Laporkan Kinerjanya ke DPR
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Gula Semut Merambah Pasar Ekspor
-
Selasa, 21/05/2013 17:32 WIB
Dalam 4 Bulan, 20 Juta Unit HP Impor Didaftarkan Masuk RI
-
Selasa, 21/05/2013 17:16 WIB
Saham IPO Acset Indonusa Dijual Berkisar Rp 2.200-Rp 2.750/Lembar
-
Selasa, 21/05/2013 16:50 WIB
BlackBerry Ilegal Hasil Sidak Gita Wirjawan di Roxy akan Disita
-
Selasa, 21/05/2013 16:01 WIB
Ini Penyebab HP Ilegal Marak Beredar di Indonesia
-
Selasa, 21/05/2013 17:45 WIB
Aturan Kewajiban Pemasangan RFID di Kendaraan Pribadi Segera Terbit
-
Selasa, 21/05/2013 17:02 WIB
Ingin Kuasai Danamon, DBS Harus Penuhi Syarat Ini
-
Selasa, 21/05/2013 17:08 WIB
Akibat Insiden Freeport, Keuntungan Negara Tertunda Rp 17 Miliar/Hari
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 12:25 WIB WIB
Izin Belum Keluar, BlackBerry Q10 dan Z10 Dilarang Beredar di Indonesia
-
Selasa, 21/05/2013 11:59 WIB WIB
Gita Wirjawan: Karen Agustiawan Cocok Jadi Kepala BKPM
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







