Telkomsel Pailit, Dahlan Iskan: Berjuanglah!
Selasa, 18/09/2012 22:57 WIB
Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan angkat bicara soal pailitnya PT Telkomsel. Dahlan berharap anak usaha PT Telkom Tbk ini mampu berjuang sampai tahap akhir mempertahankan perusahaannya.
"Mereka (Telkomsel) lapor bahwa akan kasasi dan mereka menganggap aneh, kok bisa dikalahkan begitu," kata Dahlan di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Selasa (18/9/2012).
"Saya bilang ya berjuanglah. Kan masih ada upaya, kalau llihat kasusnya kan sebenarnya sederhana," imbuh Mantan Dirut PLN ini.
Dahlan enggan berkomentar lebih jauh mengenai seluk beluk kasus yang cukup membuat 'heboh' dunia telekomunikasi ini. "Itu korporasi lah yang menyelesaikan itu, sepenuhnya urusan korporasi," tegas Dahlan.
Seperti diketahui, gara-gara tidak bayar utang, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) membangkrutkan raksasa telekomunikasi PT Telkomsel. Telkomsel kalah melawan gugatan yang dilayangkan oleh PT Prima Jaya.
Kasus ini sendiri bermula ketika Telkomsel secara sepihak membekukan kontrak kartu voucher Prima, yang didistribusikan oleh Prima Jaya dengan nilai kerjasama Rp 200 miliar.
Kerjasama tersebut dibuat pada 1 juni 2011 dalam bentuk distribusi kartu voucher isi ulang dan kartu perdana prabayar berdesain atlet nasional selama 2 tahun. Namun pada Juni 2012 kerjasama dihentikan sementara sehingga Prima Jaya merugi Rp 5,3 miliar
Kartu Prima adalah kartu prabayar hasil kerja sama antara Yayasan Olahragawan Indonesia dan Telkomsel. Kartu Prima merupakan kartu khusus bagi seluruh komunitas olahraga di Tanah Air, karena mengangkat tema untuk kemajuan olahraga nasional. Kartu Prima terdiri atas Perdana Kartu Prima dan Voucher Prima.
PT Prima Jaya mengaku telah berusaha menghubungi pihak Telkomsel untuk meminta penjelasan. Akan tetapi belum ada satu direksi yang bisa menjelaskan penyebab dihentikannya kartu Prima itu. Hingga akhirnya urusan bisnis ini mesti dibereskan di meja hijau.
(dru/dnl)
"Mereka (Telkomsel) lapor bahwa akan kasasi dan mereka menganggap aneh, kok bisa dikalahkan begitu," kata Dahlan di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Selasa (18/9/2012).
"Saya bilang ya berjuanglah. Kan masih ada upaya, kalau llihat kasusnya kan sebenarnya sederhana," imbuh Mantan Dirut PLN ini.
Dahlan enggan berkomentar lebih jauh mengenai seluk beluk kasus yang cukup membuat 'heboh' dunia telekomunikasi ini. "Itu korporasi lah yang menyelesaikan itu, sepenuhnya urusan korporasi," tegas Dahlan.
Seperti diketahui, gara-gara tidak bayar utang, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) membangkrutkan raksasa telekomunikasi PT Telkomsel. Telkomsel kalah melawan gugatan yang dilayangkan oleh PT Prima Jaya.
Kasus ini sendiri bermula ketika Telkomsel secara sepihak membekukan kontrak kartu voucher Prima, yang didistribusikan oleh Prima Jaya dengan nilai kerjasama Rp 200 miliar.
Kerjasama tersebut dibuat pada 1 juni 2011 dalam bentuk distribusi kartu voucher isi ulang dan kartu perdana prabayar berdesain atlet nasional selama 2 tahun. Namun pada Juni 2012 kerjasama dihentikan sementara sehingga Prima Jaya merugi Rp 5,3 miliar
Kartu Prima adalah kartu prabayar hasil kerja sama antara Yayasan Olahragawan Indonesia dan Telkomsel. Kartu Prima merupakan kartu khusus bagi seluruh komunitas olahraga di Tanah Air, karena mengangkat tema untuk kemajuan olahraga nasional. Kartu Prima terdiri atas Perdana Kartu Prima dan Voucher Prima.
PT Prima Jaya mengaku telah berusaha menghubungi pihak Telkomsel untuk meminta penjelasan. Akan tetapi belum ada satu direksi yang bisa menjelaskan penyebab dihentikannya kartu Prima itu. Hingga akhirnya urusan bisnis ini mesti dibereskan di meja hijau.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 15:51 WIB
Tawarkan Pembangunan Kilang di RI, Nasib 2 Investor Arab Malah 'Digantung'
-
Rabu, 22/05/2013 15:46 WIB
Sudah Terpasang AC, Harga Tiket Kereta Jarak Jauh Kelas 3 Naik 175%
-
Rabu, 22/05/2013 15:40 WIB
Runtuhnya Terowongan Tambang Freeport di Papua Beda Dengan Chili
-
Rabu, 22/05/2013 15:40 WIB
Hadapi Pasar Bebas Asean, Indonesian Banking Expo 2013 Digelar
-
Rabu, 22/05/2013 15:27 WIB
Premium Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500 Bakal Berlaku Juni 2013
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 15:05 WIB
Jangan Sampai RI Masuk MURI Jadi Negara Terakhir Pakai Bensin Premium
-
Rabu, 22/05/2013 15:21 WIB
Premium Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500 Bakal Berlaku Juni 2013
-
Rabu, 22/05/2013 14:17 WIB
Apartemen Mewah Rp 4,5 miliar Ini Ludes Terjual dalam 3 Jam
-
Rabu, 22/05/2013 12:56 WIB
Bos Majalah Porno Beli Rumah Rp 48 Miliar, Kado Untuk Istri Baru
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 12:42 WIB WIB
Defisit Anggaran Naik, Utang Pemerintah Rp 2.000 T Bakal Terus Bengkak
-
Rabu, 22/05/2013 12:36 WIB WIB
Tambang Freeport Runtuh, Jero Wacik Panggil Bos Induk Freeport di AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







