Wawancara Direktur Modernland

Meneropong Bisnis Properti di 2013

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 19/09/2012 08:31 WIB
Halaman 1 dari 5
//images.detik.com/content/2012/09/19/459/andyknatanael1.jpg
Jakarta -Pertumbuhan industri properti semakin tidak terbendung. Sejak 2011 hingga kini properti menjadi barang 'seksi' dengan banyaknya minat pembeli dengan maksud investasi jangka panjang.

Namun memasuki pertengahan 2012, penjualan properti cenderung menurun. Terlebih dengan terbitnya peraturan baru Bank Indonesia (BI) perihal uang muka kredit perumahan (KPR) minimal 30% untuk segmen hunian menengah atas atau diatas 70 m2, sepi peminat.

PT Modernland Realty Tbk (MDLN), salah satu pengembang perumahan segmen menengah atas menyadari hal ini. Tidak ingin ikut arus perlambatan, manajemen telah menyusun strategi jangka panjang agar penjualan rumah atau ruko perseroan tetap tumbuh.

Salah satu cara yang efektif adalah menyeleksi pembeli. Meski minat calon konsumen membeli properti Modernland tinggi, tidak serta merta seluruhnya dilepas. COO Urban Development Modern Realty, Andy Natanael menjelaskan, pembeli properti dengan maksud investasi harus dibatasi.

Jika semua 'isi kepala' pembeli properti untuk investasi, maka industri akan jenuh. Pada akhirnya penjualan menjadi turun. Lalu bagaimana strategi jangka panjang perseroan menghadapi potensi jenuhnya properti di 2013? Berikut petikan wawancara Andy dengan detikFinance, Selasa (18/9/2012).

Bagaimana Modernland memandang industri properti jelang tutup tahun dan awal 2012? Ada kekhawatiran pasar mulai lesu, setelah kenaikan tinggi di 2011?

Mungkin akan ada terjadi penurunan di beberapa tempat atau daerah. Khususnya yang sudah mencapai titik jenuh atau harganya jenuh. Saya lebih setuju, penjualan secara industri memang turun namun harga properti sendiri naik. Tidak bisa digeneralisir penjualannya.Next

Halaman 12345
(wep/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut