detikfinance

Lewat Obligasi, Pemerintah Ngutang Lagi Rp 63,6 Triliun di 2012

Ramdhania El Hida - detikfinance
Jumat, 21/09/2012 13:41 WIB
//images.detik.com/content/2012/09/21/4/rupialuar.jpg
Jakarta -Pemerintah akan menerbitkan surat utang senilai Rp 63,6 triliun. Hal ini guna menutupi kebutuhan APBN 2012.

Pjs Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengungkapkan realisasi penerbitan surat utang negara (SUN) per 11 September 2012 telah mencapai Rp 206,8 triliun (gross) atau 76,48% dari APBN 2012 yang sebesar Rp 270,4 triliun (gross).

"Sisa Rp 63,6 triliun akan kami capai dengan issuance (penerbitan) termasuk dari ORI (obligasi negara ritel), samurai bond, global sukuk dan domestik SUN lainnya itu sisanya. Kami yakin harusnya kami bisa mencapai issuance tersebut," ujar Robert di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Robert menyatakan kondisi pasar obligasi masih cukup menjanjikan kendati kondisi ekonomi global masih belum pulih. Sehingga target penerbitan surat berharga tahun ini diyakini akan terpenuhi.

"Dan sementara kelihatan krisis Eropa belum mempengaruhi kondisi pasar SUN kita. Dan kami masih akan menerbitkan SUN sehingga kami optimis sisanya tersebut bsa direalisasi tahun 2012," ujarnya.

Realisasi penerbitan surat utang per September 2012 sebesar Rp 206,8 triliun (gross), yang terdiri dari Rp 161,2 triliun dalam bentuk SUN, Rp 39 triliun dalam bentuk valuta asing (valas), dan dalam bentuk sukuk (SBSN) Rp 45,5 triliun.

(nia/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut