detikfinance

Tak Ada Lagi Listrik Murah Untuk Mal, Hotel, dan Rumah Mewah

Rista Rama Dhany - detikfinance
Jumat, 21/09/2012 14:43 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/09/21/1034/144540_listrik.jpg Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Pemerintah sudah dapat izin DPR menaikkan tarif listrik 15% pada 2013. Atas persetujuan tersebut, pemerintah mencabut subsidi listrik untuk mal, hotel, dan rumah mewah.

Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

"Tahun depan sudah tidak ada lagi mal, hotel, dan rumah mewah dengan daya 6.600 VA diberi subsidi listrik oleh negara," tegas Jarman.

Dikatakan Jarman, golongan-golongan yang dicabut subsidi listriknya, harus membayar tarif listrik sesuai ketentuan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik ditambah marjin 7%.

"Subsidinya dicabut bukan berarti mereka membayar tarif berdasarkan harga keekonomian. Tetapi mereka membayar tarif berdasarkan BPP listrik (Rp 1.163) ditambah marjin PLN 7% yang telah ditetapkan tarif maksimum," ungkap Jarman.

Ditegaskan Jarman, pencabutan subsidi bagi beberapa golongan seperti R3/tegangan rendah, bisnis 3, dan pemerintah 1 bukan berarti untuk memberi subsidi ke golongan lain.

"Tidak ada gologan B3, mal, hotel itu memberi subsidi golongan lain. Mereka dikenakan biaya keekonomian karena sudah mampu, dan membayar hanya berdasakan BPP ditambah margin 7% yang telah ditetapkan bersama antara pemerintah dan DPR," tegasnya.



(rrd/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA