detikfinance

Ini Alasan Jasa Marga Tak Mau Bangun Tol Layang Senayan-Cibubur

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Minggu, 23/09/2012 16:09 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/09/23/6/155851_toldalamkota.jpg ilustrasi
Jakarta - PT Jasa Marga membatalkan ide pembangunan jalan tol layang Cibubur-karena dianggap tidak layak.
Perseroan telah menghitung, ternyata tarifnya terlalu mahal yaitu mencapai Rp 28.000. Walaupun jalur tol elevated menawarkan akses langsung Senayan, namun terlalu membebankan konsumen.

Bandingkan dengan tarif tol dalam kota yang sudah beroperasi lama. Golongan I atau kendaraan pribadi atau umum empat roda memilik tarif Rp 7.000. Ditambah Rp 1.000 untuk tarif tol Cibubur menuju akses tol dalam kota (ramp Taman Mini).

"Dari hasil Pra FS, tarif dari Adhi Karya terlalu mahal. Tarif tidak mampu menarik pengendara mobil. Masih akan andalkan tol lama (dalam kota) karena lebih murah," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Adityawarman kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

Kabar terbaru, Jasa Marga bersama Adhi Karya dan Wijaya Karya sebagai penggagas memunculkan opsi pembangunan monorel. Selain menghemat biaya kontruksi, monorel juga memiliki daya angkut lebih besar.

Sebagai pengelola jalan tol, Jasa Marga justru mendorong pembangunan monorel Cibubur-Senayan. Perseroan bersama BUMN lain bertindak sebagai pemilik saham atas proyek monorel tersebut.

Lagi pula Jasa Marga masih memiliki kepentingan, karena tiang-tiang monorel berada di lahan jalan tol dalam kota milik mereka. "Kita sebagai pemilik atas proyek. Tidak masalah," paparnya.

Ketiga BUMN ini juga siap menggandeng PT Kereta Api (Persero) sebagai operator monorel tersebut. "Tentu akan gandeng PTKA, karena mereka yang paling pengalaman akan ini. Namun ide ini masih kita rumuskan," paparnya.




(wep/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA