detikfinance

Bank Mandiri Tawarkan Bunga KPR 6,75% Fixed 2 Tahun Pertama

Herdaru Purnomo - detikfinance
Kamis, 27/09/2012 14:04 WIB
//images.detik.com/content/2012/09/27/1016/135919_mandirinew.jpg
Jakarta -PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) murah sebesar 6,75% per tahun. Suku bunga tersebut ditawarkan selama dua tahun pertama dan kemudian menjadi 9,75% pada tahun ketiga.

Demikian disampaikan Executive Vice President Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S. Nasution dalam siaran persnya, Kamis (27/9/2012).

Bunga murah tersebut ditawarkan Bank Mandiri pada acara Mandiri KPR Expo di Galaxy Mall Surabaya pada 24 – 30 September 2012. Di event tersebut, Mandiri menggandeng partisipasi 15 developer terkemuka yang memiliki 35 proyek perumahan di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Malang.

"Kondisi Perekonomian Indonesia terus membaik dan berdampak pada bertambahnya masyarakat kelas menengah yang membutuhkan tempat tinggal termasuk di Jawa Timur sebagai salah satu propinsi besar di Indonesia. Kami pun yakin potensi pasar di wilayah ini sangat besar," kata Mansyur.

Mandiri menyatakan terus memperkuat penetrasi bisnis KPR di Jawa Timur. Sampai Agustus 2012, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan KPR di wilayah Jawa Timur lebih dari Rp 3 triliun (unaudited) atau tumbuh 25% dibandingkan tahun sebelumnya.

Penyaluran KPR Bank Mandiri secara nasional mencapai Rp 24,3 triliun (unaudited) sampai Agustus 2012, naik 20% dari kucuran KPR pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 20,2 triliun dengan rasio kredit bermasalah yang terkendali. Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan KPR sebesar diatas 28%.

Pangsa pasar KPR Bank Mandiri secara nasional adalah 9,82% (Posisi Juli 2012). Bank Mandiri pun terus mengembangkan jaringan distribusi pemasaran dan memperkenalkan skema KPR yang disesuaikan dengan resiko dan kebutuhan setiap nasabah.

Bank Mandiri saat ini memiliki 57 unit kerja pemroses kredit (processing center) yang terdiri dari 20 kantor bisnis kredit konsumer (consumer loan business center/CLBC) dan 37 outlet bisnis kredit konsumer (consumer loan business outlet/CLBO) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pengembangan unit kerja pemroses kredit ini bertujuan untuk mendekatkan Bank Mandiri ke nasabah, sehingga proses persetujuan KPR bisa selesai lebih cepat.

Sementara itu, skema pembiayaan yang dimiliki Bank Mandiri meliputi, KPR reguler (untuk pembelian rumah dalam kondisi baru maupun lama), KPR Duo (untuk memiliki rumah dan kendaraan baru dalam satu fasilitas kredit), KPR fleksible (fasilitas Revolving dalam jangka waktu tertentu atas sebagian dari fasilitas kredit).


(dru/dnl)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Minggu, 21/12/2014 18:22 WIB
    Dari Tukang Kompor, Kamadjaya Jadi Bos Gula
    Presiden Direktur PT Gendhis Multi Manis Kamadjaya salah satu pengusaha gula yang mencoba berpikir di luar kebiasaan. Justru hal tersebut yang membawanya sukses.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut