detikfinance

First Asia Capital: Aksi Beli Dipicu Pembagian Dividen

First Asia Capital - detikfinance
Rabu, 03/10/2012 09:20 WIB
//images.detik.com/content/2012/10/03/1015/092215_facluar.jpg
Jakarta -Seiring dengan membaiknya pasar saham global, IHSG kemarin berhasil rebound 20,546 poin (0,48%) di posisi 4256,839. Penguatan indeks komposit tersebut terutama ditopang aksi beli atas saham semen, manufaktur, otomotif, dan barang konsumsi. Sedangkan saham sektor perkebunan cenderung terkoreksi menyusul harga komoditasnya yang melemah. IHSG secara technical memiliki resisten di 4275. Sedangkan support ada di 4225. Saat ini pasar tengah menanti rilis kinerja 3Q12 emiten yang mulai keluar akhir Oktober ini.

Selain itu, aksi beli pelaku pasar juga dipicu sejumlah aksi korporasi emiten seperti pembagian dividen interim tahun buku 2012. Sementara itu perkembangan pasar saham global ditutup bervariasi cenderung flat. Indeks DJIA di Wall Street ditutup di 13482,36 melemah 0,24% dan indeks S&P ditutup di 1445,75, menguat tipis 0,09%. Krisis Spanyol kembali menjadi fokus investor global. Pelaku pasar masih diliputi ketidakpastian terhadap keinginan agar Spanyol meminta dana talangan awal pekan depan. Selain faktor Spanyol, pelaku pasar tengah mencermati rilis kinerja 3Q12 emiten yang mulai dirilis pekan depan. Kinerja emiten yang diperkirakan dibawah estimasi awal cenderung terkoreksi.

Perkembangan pasar saham global yang masih bergerak konsolidasi tersebut akan berimbas pada perdagangan hari ini. Minimnya insentif positif dan adanya aksi buruh se-Jabotabek hari ini bisa mempengaruhi psikologis pasar bertransaksi. IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif dalam rentang sekitar 30 poin dan cenderung melemah terbatas. Pelaku pasar bisa melakukan strategi buy on weakness atas sejumlah saham big-caps yang memiliki aksi korporasi seperti pembagian dividen interim.

IHSG : S1 4225 S2 4190 R1 4275 R2 4290

Saham Pilihan
TINS 1580-1650 TB, SL 1560
INCO 2875-2975 TB, SL 2850
ANTM 1310-1410 TB, SL 1300
UNVR 25800-26500 TB, SL 25700
ICBP 6400-6800 TB, SL 6300
APLN 345-365 TB, SL 340
BSDE 1140-1200 TB, SL 1120

(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut