detikfinance

PLN Siap Beli Listrik Energi Terbarukan dari 3 Perusahaan

Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 12/11/2012 18:01 WIB
//images.detik.com/content/2012/11/12/1034/175339_pln.jpg
Jakarta -PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) dengan pihak PT Supreme Energy Rantau Dedap, sebuah konsorsium perusahaan yang beranggotakan PT Supreme Energy, GDF Suez, dan Marubeni Corporation.
Ketiga perusahaan tersebut akan membangun PLTP Rantau Dedap berkapasitas 2 x 110 MW di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Hal ini dilakukan dalam upaya untuk terus meningkatkan kapasitas suplai energi listrik di pulau Sumatera sekaligus meningkatkan rasio energy mix melalui pembangunan pembangkit energi baru dan terbarukan.

Proyek IPP PLTP Rantau Dedap 2x110 MW merupakan proyek yang masuk dalam daftar proyek FTP 2 sesuai dengan PERPRES No. 4/2010 tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara, dan Gas; Permen ESDM No. 15/2010 jo No. 01/2012 tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara dan Gas serta Transmisi Terkait.

Dalam siaran persnya, Senin (12/11/2012), diperkirakan PLTP Rantau Dedap 2x110 MW ini akan dapat menghasilkan 1734,5 GWh per tahun.
Unit 1 direncanakan akan beroperasi secara komersil (Commercial Operation Date / COD) pada Januari 2017 dan beroperasi penuh (Unit 1 & 2) pada Maret 2017 dan dengan kehadiran PLTP Rantau Dedap ini nantinya diharapkan akan semakin memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera.

Tarif dasar jual beli tenaga listrik yang disepakati, dan telah mendapat persetujuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), adalah sebesar 8,86 Cent US$/kWh.

Proyek ini berhak mendapatkan Surat Jaminan Kelayakan Usaha yang diterbitkan oleh Menteri Keuangan dengan skema penjaminan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 139 tahun 2011 tanggal 22 Agustus 2011 tentang Tata Cara Pemberian Jaminan Kelayakan Usaha PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik dengan Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara, dan Gas yang Dilakukan Melalui Kerja Sama dengan Pengembang Listrik Swasta.


(dru/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut