detikfinance

Pertamina: Harga Bensin Premium Normalnya Rp 9.000/Liter

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Senin, 26/11/2012 18:04 WIB
Pertamina: Harga Bensin Premium Normalnya Rp 9.000/Liter Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -PT Pertamina (Persero) menyebutkan, harga bensin premium Indonesia terlalu murah. Harga BBM di Indonesia termasuk paling rendah dibandingkan negara-negara lain yang mengimpor BBM.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya mengatakan, harga keekonomian atau harga normal bensin premium saat ini dua kali lipat dari harga yang dijual Rp 4.500 per liter.

"Harga BBM kita termurah di dunia. Harga BBM premium keekonomian Rp 9.000 (per liter)," tutur Hanung di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (26/11/2012).

Sebelumnya, Menteri ESDM Jero Wacik juga mengatakan serupa. Menurut jero, harga premium bersubsidi terlalu rendah. Ia mengaku harga premium yang normal seharusnya berada di kisaran Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per liter.

"Karena sebetulnya di masyarakat harga Rp 7.000 sampai Rp 8.000 (per liter) sudah logis. Kan beli eceran di luar kota segitu. Di Jakarta saja, harga di SPBU Rp 4500, di eceran pinggir kota yang harganya Rp 8.000 juga dibeli," tutur Jero beberapa waktu lalu.

Rendahnya harga BBM bersubsidi tidak dipungkiri telah mendorong orang-orang melakukan tindakan penyalahgunaan penggunaan BBM bersubsidi.

"Artinya memang, harga kita jauh dari harga keekonomian, sehingga eksesnya banyak yakni penimbunan, penyelundupan," tuturnya.

(feb/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut