detikfinance

Ini Penjelasan BPS Soal Kelangkaan Pasokan Sapi di Beberapa Daerah

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 27/11/2012 16:36 WIB
Halaman 1 dari 3
//images.detik.com/content/2012/11/27/4/164103_sapi3.jpg
Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat berdasarkan hasil Pendataan Sapi Potong, Sapi Perah, Kerbau Tahun 2011 (PSPK 2011) populasi sapi potong di Indonesia pada tahun 2011 sebanyak 14,8 juta ekor. Namun, tidak semua dari jumlah sapi tersebut dapat dipotong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat alias tidak ready stock.

"Jadi sapi ini ada yang namanya potential stock, ada yang ready stock. Kalau peternak punya 1-2 sapi, itu pasti untuk aset, tidak mungkin dijual atau dipotong. Baru setelah beranak, bisa dipotong," ujar Kepala Bagian Statistik Peternakan BPS Hadnizar Nasution saat ditemui detikFinance, Selasa (27/11/2012).

Hadnizar menambahkan ada beberapa hal yang menjadi ketentuan dalam pemotongan sapi. Salah satunya adalah larangan potong sapi betina lokal hingga 6 tahun dan sapi betina impor hingga 4 tahun.

"Yang jantan pun juga ada ketentuannya, seperti menyisakan 10% untuk pejantan. Jadi yang jadi masalahnya sekarang berapa yang disediakan untuk stok kebutuhan masyarakat dan berapa yang disimpan untuk dikembangbiakan, bukan masalah jumlahnya karena ini banyak," jelasnya.

Selain itu, terpusatnya sumber sapi di wilayah Jawa Timur dan bagian timur Indonesia menyebabkan kesulitan pendistribusian daging sapi ini. Hal inilah yang menyebabkan adanya kelangkaan daging sapi tersebut.

"Ya ini ngumpulnya di kawasan yang sulit transportasinya. Dulu ada kereta untuk ternak di Jawa Timur, tapi tidak ada lagi. Masa hewan ternak ini harus berenang sendiri," pungkasnya.

Berdasarkan hasil PSPK2011 populasi sapi potong di Indonesia pada tahun 2011 tercatat 14,8 juta ekor. Secara regional/pulau, populasi sapi potong sebagian besar terdapat di pulau Jawa sebanyak 7,5 juta ekor atau 50,68 persen dari total populasi sapi potong di Indonesia. Next

Halaman 123
(nia/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut