detikfinance

Pemerintah Beralasan Harga Daging di Jakarta Naik karena Sapi Australia Mahal

Wiji Nurhayat - detikfinance
Selasa, 27/11/2012 17:42 WIB
//images.detik.com/content/2012/11/27/1034/174539_sapilimousen285.jpg
Jakarta -Ada beberapa alasan mengapa harga daging sapi di Jakarta sekitarnya naik tinggi hingga Rp 95.000/Kg. Pihak kementerian pertanian (Kementan) menjelaskan alasannya, salah satunya karena mahalnya harga sapi bakalan dari Australia.

Dirjen Peternakan Kementan Syukur Iwantoro menuturkan salah satu alasan yang paling masuk akal adalah karena harga sapi bakalan yang mahal dari Australia.

Menurut catatan Kementerian Pertanian jumlah proporsi antara permintaan dan suplai daging sapi di Jabodetabek masih mengalami surplus. Posisi suplai dan demand daging sapi di wilayah Jabodetabek mengalami surplus sebanyak 671 ton hingga per Desember 2012 nanti.

"Stok kita cukup dan ternyata sapi bakalan per bulan Oktober harga di Australia mencapai US$ 3,02/Kg," ucap Syukur saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (27/11/2012).

Syukur menambahkan harga itu harus ditambah biaya bea masuk sebesar 5% dan biaya karantina ketika dibawa ke Indonesia. Syukur menghitung harga setelah melewati bea masuk dan biaya karantina mencapai Rp 32 ribu/Kg bobot hidup.

"Sudah mencapai Rp 32 ribu/Kg bobot hidup. Kemudian dijual ke RPH dengan harga Rp 32-33 ribu/Kg. Ini berarti harga daging sapi di pasaran mencapai Rp 85-90 ribu/Kg," katanya.

Selain itu Syukur memaparkan mengapa daging sapi di Jakarta cendrung mengalami kelangkaan. "Itulah dugaan kami karena harga tinggi dan menjadi barometer. Ini bergerak ke daerah-daerah karena tingginya harga dari Australia. Kalau kita mengandalkan impor harga tentu akan tinggi," jelasnya.

(wij/hen)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut