detikfinance

Perkuat Segmen Marine, Jotun Bidik Omzet Rp 850 Miliar

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 05/12/2012 14:36 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2012/12/05/1036/143246_jotun.jpg
Jakarta -PT Jotun Indonesia memperkuat segmen marine (kelautan) dengan menambah varian lini produk. Aksi korporasi ini diharapkan dapat membantu target total penjualan tahun ini senilai Rp 850 miliar, atau tumbuh dari 2011 sebesar Rp 711 miliar.

"Kontribusi segmen saat ini belum signifikan, ke depan akan lebih ditingkatkan," kata Presiden Direktur Jotun Indonesia, Eric Mallace dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Eric mengungkapkan, penjualan Jotun terbagi dalam tiga segmen utama yakni decorative untuk kebutuhan proyek-proyek properti, protective dalam proyek industri serta marine untuk cat kapal.

"Saat ini, kontribusi masing-masing segmen 50%, 30% dan sisanya marine 20%," kata Eric.

Perusahaan multinasional asal Norwegia itu dikenal sebagai pemimpin pasar untuk segmen protective dan marine (industri dan perkapalan). Sementara segmen decorative (ritel) masih di posisi lima besar nasional.

"Dengan peningkatan usaha, diharapkan Jotun bisa menjadi market leader di Indonesia di seluruh segmen," ujar Eric.

General Sales Manager Jotun Indonesia divisi Marine, Hendra Duna menambahkan, untuk meningkatkan kontribusi segmen marine, Jotun menambah lini produk cat "SeaQuantum" yang biasa digunakan untuk kapal laut.Next

Halaman 12
(ang/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut