detikfinance

Ini Trik Pemasaran 'Gatot Kaca' ala Hermawan Kartajaya

Zulfi Suhendra - detikfinance
Kamis, 13/12/2012 20:11 WIB
 Ini Trik Pemasaran Gatot Kaca ala Hermawan Kartajaya
Jakarta -CEO Markplus Hermawan Kertajaya memiliki trik khusus dalam mengembangkan dan memasarkan suatu produk, baik itu barang atau jasa. Hermawan menyebutnya sebagai trik Marketing 'Gatot Koco'.

"Untuk orang marketing ini apa yang harus dilakukan, harus jadi Gatot Koco, Gatot Koco ini simbol marketing dan innovation. Dia bisa terbang itu pakai teknologi, tapi teknologi zaman dulu, tapi tetap manusia," ungkap Hermawan saat ditemui detikFinance di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Dia memaparkan, teknologi memang sangat dibutuhkan saat ini, khususnya untuk sebuah trik pemasaran. Dia merinci, ada 13 poin penting yang harus dilakukan seorang yang hendak memasarkan sesuatu.

Poin ke-1 menurut Hermawan ialah konektivitas. Seorang marketer harus memiliki hubungan yang baik dengan semua orang, karena menurut Hermawan, itulah poin penting dalam strategi pemasaran.

"Kalau marketer nggak terhubung mau bagaimana. Yang ke-2 carilah community atau bentuklah community, lalu ke-3 buatlah supaya anda diterima, itu adalah confirmation," paparnya.

Dia melanjutkan, poin ke-4 adalah klarifikasi (clarification). Dia menjelaskan, seorang marketer harus menjelaskan siapa diri dia sebenarnya agar lebih dikenal. Ke-5 ialah modification atau memiliki perbedaan daripada yang lain.

"Ke-5 modification, harus betul-betul punya perbedaan yang otentik, seperti Santika itu punya hotel betul-betul orang Indonesia," katanya.

Poin ke-6 menurut Hermawan adalah dapat memberikan kesempatan atau lapangan kerja bagi orang lain. Kemudian Ke-7 adalah currency (mata uang, valuta). Ke-8 adalah communal activation, maksud Hermawan di sini ialah memanfaatkan jaringan, tempat, dan komunitas yang ada.

"Ke-9 adalah conversation (percakapan), jangan promosi," tegasnya yang juga seorang motivator marketing ini.

Hermawan melanjutkan, poin ke-10 adalah komersialisasi. Lalu ke-11 adalah hal yang wajib untuk membuat sebuah karakter produk atau jasa yang ditawarkan. Menurutnya, merek bukanlah hal yang begitu penting, yang penting adalah sebuah karakter.

Ke-12 dikatakan Hermawan adalah care (kepedulian). Kemudian yang terakhir ialah collaboration, menurutnya sebuah trik pemasaran jika dikerjakan sendiri hasilnya tak akan maksimal. Oleh karena itu harus melibatkan orang lain.

"Kalau ke 13 poin itu bisa dilakukan semua, akan konkret marketing itu. Intinya yang menggunakan teknologi," cetusnya.

(zul/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut