detikfinance

Membangun Indonesia Timur

Ini Keuntungan Ada Pelabuhan Internasional di Bitung

Wiji Nurhayat - detikfinance
Rabu, 19/12/2012 15:04 WIB
Ini Keuntungan Ada Pelabuhan Internasional di Bitung ilustrasi
Jakarta -Ada beberapa alasan pemerintah mondorong pembangunan Pelabuhan Internasional di Bitung, Sulawesi Utara. Keberadaan Pelabuhan di Bitung akan memberikan nilai tambah khususnya di Indonesia Timur.

"Dengan posisi dan apa yang selama ini telah dilakukan Bitung menjadi pilihan yang objektif sebagai hub port internasional dan regional," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Hotel Millenium Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2012).

Bayu menambahkan secara keseluruhan Bitung mempunyai konsep pendulum nusantara yang menghubungkan transportasi laut mulai dari Sabang, Belawan sampai ke Sorong.

"Bitung bisa berfungsi sebagai titik distribusi dan jaring-jaring di pendulum nusantara ini. Saya kira ke depan harus kita dorong dan fasilitasi supaya bisa terwujud," jelasnya.

Masih banyak nilai keuntungan lain yang didapat dari pengembangan Pelabuhan Bitung. Bayu mencontoh, ekspor barang tambang tidak harus masuk ke Pelabuhan-pelabuhan di Jawa sehingga bisa langsung dengan melewati Pelabuhan Bitung.

Selain itu pembangunan Pelabuhan Bitung nantinya, maka titik pelayanan Pelabuhan di Indonesia Timur terbagi dua yaitu Bitung (Sulawesi Utara) dan Makassar (Sulawesi Selatan).

"Pertama tambang misalnya tambang di kawasan timur itu tidak harus masuk ke pelabuhan di Jawa untuk kemudian diekspor. Fasilitasinya melewati Bitung. Di sana juga ada kakao dan produk perikanan. Yang jelas bukan hanya ekspor tapi juga memenuhi kebutuhan dalam negeri. Saya pikir akan bisa dilakukan dari Bitung untuk melayani daerah-daerah," tuturnya.

"Kalau melihat porsi ini nanti kita akan punya dua titik pelayanan, satu di Makassar satu di Bitung, akan jauh lebih memudahkan. Membuat biaya logistik akan menjadi lebih murah," tandasnya.


(wij/hen)





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008 Rabu, 26/08/2015 07:44 WIB
    Wawancara Khusus
    Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008
    Pemikiran-pemikirannya soal kebangsaan dan ekonomi masih melekat, Boediono terus mengikuti perkembangan ekonomi terkini, di dalam maupun luar negeri.‎


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut