Jakarta - Setelah melewati perdagangan yang cukup fluktuatif, indeks Selasa sore kemaren kembali catatkan penguatan. Aksi beli investor jelang penutupan pasar mendorong indeks kembali bertengger di atas 4400. Indeks menguat 18 poin atau setara 0.42% di posisi 4400.82. Aksi ambil untung akibat kenaikan indeks yang cukup fantastis hari sebelumnya sempat mewarnai transaksi sore kemaren, indeks terperosot hingga titik terendah di posisi 4373. Namun jelang penutupan investor berbalik arah memburu saham-saham lapis dua dan membawa indeks di jalur positif. Indeks menguat bersama 114 saham, sedangkan 135 saham catatkan penurunan dan sisanya 93 saham dalam posisi stagnan. Mayoritas sektor terpantau menguat namun tiga sektor catatkan penurunan. Sektor pertambangan yang sebelumnya menguat, hari kemaren tertekan di posisi paling bawah dengan penurunan -0.45%, disusul sektor perdagangan dan industri dasar yang masing-masing melemah -0.13% dan -0.00%
Penguatan IHSG pada perdagangan hari ini masih terbuka. Indeks mencoba breakout di level 4418 untuk menuju level 4432 lalu ke level 4458 sebagai level krusial. Pergerakan indeks akan didorong saham unggulan maupun saham lapis dua dari sektor properti, infrastruktur, keuangan dan pertambangan yang kondisinya masih tren naik. Beberapa saham dalam posisi tren naik seperti TLKM, ISAT EXCL, PTBA, ANTM, TINS, BBNI, BMRI, BBRI, BDMN, BJBR, JSMR, ADHI, WIKA, PTPP, AALI, BUMI, INCO, UNTR dan INDF. Hari ini listing perdana saham Multi Agro Gemilang Tbk (MAGP) dengan harga IPO Rp 110 per lembar saham. Indikator MACD dan Stochastic keduanya memperlihatkan pergerakan uptrend. Indeks diperkirakan bergerak di kisaran 4370 hingga 4440.
(ang/ang)