Kisah Habibie Menimba Ilmu di Jerman, Usia 28 Tahun Raih Gelar Doktor
Kamis, 17/01/2013 13:47 WIB
Jakarta - Mantan Presiden RI BJ Habibie memiliki pengalaman yang berkesan saat menempuh pendidikan S1 hingga S3 di Jerman. Ia berbagai pengalamannya memperoleh gelar Doktor di bidang teknologi kedirgantaraan atau pesat terbang pada usia sangat belia.
Saat usia 28 tahun, Habibe telah memperoleh gelar Doktor di Jerman bidang teknologi pesawat terbang.
Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam kuliah umum di JCC Senayan, seorang negarawan dan teknokrat ini berbicara di depan ribuan mahasiswa dan dosen.
"Saya jadi asisten S3 usia 24 tahun, saya jadi S3 usia 28 tahun. Saya masuk ke industri (dirgantara) dengan wajah baby face, masak dia S3 (kata orang-orang di Jerman)," tutur Habibie saat kuliah umum Wirausaha Muda Mandiri di JCC Senayan Jakarta, Kamis (17/1/2013).
Pendiri beberapa industri strategis tanah air ini menuturkan, ia awalnya ingin mengambil kuliah fisika dan akhirnya menempuh pendidikan elektro selama 6 bulan di ITB karena tidak ada jurusan yang diinginkan. Kemudian, setelah 6 bulan ia memutuskan melanjutkan pendidikan S1 hingga dilanjutkan S2 di Jerman.
Habibie mengaku semua biaya pendidikan itu, sepenuhnya dibiayai oleh sang Ibu walaupun ia berkeinginan memperoleh beasiswa. Namun setelah tamat S2, ia memutuskan bekerja sebagai asisten profesor hingga memperoleh kesempatan beasiswa S3.
"Waktu ayah saya umur 42 tahun, meninggal di atas sajadah. Adik saya sedang di dalam kandungan. Ibu saya bersumpah akan jadikan anak-anaknya berguna, itu ibu seorang entrepreneur. Maka ibu nggak mau anaknya nggak dapat beasiswa," tuturnya.
Saat di Jerman pun, pada masa kuliah S1 dan S2, ia mengaku sempat dua kali masuk rumah sakit karena sakit parah. Bahkan dirinya sempat dua kali dikira telah meninggal di Jerman.
Habibie mengatakan ia berkomitmen menjadi terbaik melebihi orang-orang di Jerman dalam hal pengetahuan. Hingga akhirnya kemampuannya diakui oleh orang-orang Jerman.
"Saya dibilang 2 kali meninggal, terus saya bangkit. Ada pendeta terus saya bangun saya kedinginan. Terus bangun saya di kamar normal. Tidak ada yang besuk saya, kerena ayah meninggal ibu di Bandung," pungkasnya.
(feb/hen)
Saat usia 28 tahun, Habibe telah memperoleh gelar Doktor di Jerman bidang teknologi pesawat terbang.
Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam kuliah umum di JCC Senayan, seorang negarawan dan teknokrat ini berbicara di depan ribuan mahasiswa dan dosen.
"Saya jadi asisten S3 usia 24 tahun, saya jadi S3 usia 28 tahun. Saya masuk ke industri (dirgantara) dengan wajah baby face, masak dia S3 (kata orang-orang di Jerman)," tutur Habibie saat kuliah umum Wirausaha Muda Mandiri di JCC Senayan Jakarta, Kamis (17/1/2013).
Pendiri beberapa industri strategis tanah air ini menuturkan, ia awalnya ingin mengambil kuliah fisika dan akhirnya menempuh pendidikan elektro selama 6 bulan di ITB karena tidak ada jurusan yang diinginkan. Kemudian, setelah 6 bulan ia memutuskan melanjutkan pendidikan S1 hingga dilanjutkan S2 di Jerman.
Habibie mengaku semua biaya pendidikan itu, sepenuhnya dibiayai oleh sang Ibu walaupun ia berkeinginan memperoleh beasiswa. Namun setelah tamat S2, ia memutuskan bekerja sebagai asisten profesor hingga memperoleh kesempatan beasiswa S3.
"Waktu ayah saya umur 42 tahun, meninggal di atas sajadah. Adik saya sedang di dalam kandungan. Ibu saya bersumpah akan jadikan anak-anaknya berguna, itu ibu seorang entrepreneur. Maka ibu nggak mau anaknya nggak dapat beasiswa," tuturnya.
Saat di Jerman pun, pada masa kuliah S1 dan S2, ia mengaku sempat dua kali masuk rumah sakit karena sakit parah. Bahkan dirinya sempat dua kali dikira telah meninggal di Jerman.
Habibie mengatakan ia berkomitmen menjadi terbaik melebihi orang-orang di Jerman dalam hal pengetahuan. Hingga akhirnya kemampuannya diakui oleh orang-orang Jerman.
"Saya dibilang 2 kali meninggal, terus saya bangkit. Ada pendeta terus saya bangun saya kedinginan. Terus bangun saya di kamar normal. Tidak ada yang besuk saya, kerena ayah meninggal ibu di Bandung," pungkasnya.
(feb/hen)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 18/05/2013 17:35 WIB
Harga BBM Belum Naik, Harga Asbes, Cat, dan Pipa Sudah Naik
-
Sabtu, 18/05/2013 16:04 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 15:31 WIB
Hatta Rajasa Jamin 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan Tidak Akan Salah Sasaran
-
Sabtu, 18/05/2013 15:16 WIB
Hatta: Minggu Depan Presiden Akan Lantik Menkeu Baru
-
Sabtu, 18/05/2013 15:06 WIB
Bunga Kredit di RI 10% Sementara Malaysia Hanya 2%, Pengusaha Sulit Bersaing
-
Sabtu, 18/05/2013 15:55 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 13:43 WIB
RI Tidak Mau Disalahkan Atas Perubahan Iklim Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
-
Sabtu, 18/05/2013 14:33 WIB
Gita Wirjawan: Mahasiswa Korea Masuk Harvard 700 Orang, RI Hanya 5 Orang
-
68 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








