detikfinance

RI Dihantam Produk Impor Murah, Petani Jadi 'Malas' Tanam Kedelai

Wiji Nurhayat - detikfinance
Kamis, 17/01/2013 20:00 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/17/4/200340_kedelai3.jpeg
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono menyatakan Indonesia pernah mengalami swasembada kedelai tahun 1992. Bahkan menurutnya tahun 1992 Indonesia mempunyai 1,5 juta hektar lahan kedelai, namun kini hanya tersisa 700.000 hektar.

"Kita pernah sukses tahun 1992 saat itu lahan kita punya 1,5 juta hektar. Sejak kemudian dihantam dengan impor dengan harga jauh lebih murah petani mengurangi produksinya. Saat ini lahan 700.000 hektar," katanya di Kantor Menko Perkonomian Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Untuk itu ia berharap agar BUMN Perhutani memberikan sejumlah lahan milik BUMN pengelola hutan di Pulau Jawa untuk ditanami kedelai. "Perhutani itu punya lahan hutan 1,6 juta di Jawa. 20% atau sekitar 300.000 cocok dan sudah sangat membantu untuk tanam kedelai," katanya.

Suswono mengaku bahwa saat ini lahan yang dikhususkan tanam kedelai baru 700.000 hektar. Ia pun sudah membidik cara lain untuk mencari lahan baru tanam kedelai.

"Potensi yang ada untuk lahan kedelai yaitu Aceh dan 6 provinsi yang lain dan peluang juga ada di Perhutani. Ini masih memungkinkan dan akan berpotensi hasilkan 1,7 juta ton/tahun," katanya.





(wij/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA