Laporan dari Oslo
Bali & Beyond Mengincar Lebih Banyak Wisatawan Norwegia
Jumat, 18/01/2013 01:10 WIB
Paviliun Indonesia (dok. KBRI Oslo)
Oslo - Hubungan RI-Norwegia sejak 2006 semakin mesra. Nama Indonesia juga mulai menjadi perhatian berkat saling kunjung tingkat kepala negara dan kepala pemerintahan, serta berbagai kerjasama bilateral.
"Kunjungan Pangeran Mahkota Haakon Magnus ke Indonesia baru-baru ini membuat nama Indonesia lagi-lagi menjadi pusat perhatian. Berbarengan dengan pameran wisata Reiselivsmessen 2013 di Oslo, momentum ini kita manfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan Norwegia ke Indonesia," ujar Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia Esti Andayani kepada detikfinance (14/1/2013).
Menurut Dubes, pada pameran wisata terbesar di Norwegia tersebut Indonesia menawarkan tema Bali & Beyond, dengan magnet utamanya tetap Bali, sekaligus mengangkat destinasi eksotik lainnya ke barat sampai Jawa, Kalimantan, Sumatera dan ke timur sampai Wakatobi dan Raja Ampat di Papua.
"Paviliun kita ramai dikunjungi. Mereka menanyakan informasi destinasi menarik, baik untuk liburan pasangan muda maupun keluarga. Ini salah satu indikator menggembirakan sekaligus menunjukkan perhatian kuat pada Indonesia," imbuh Dubes, yang juga merangkap Republik Eslandia.
Dijelaskan bahwa masyarakat Norwegia adalah pasar pariwisata potensial bagi Indonesia. Selain faktor-faktor pendukung tadi, masyarakat Norwegia juga memiliki daya beli tinggi dengan GDP paritas daya beli per kapita per tahun USD 53.470,00 atau terkaya nomor 4 di dunia berdasarkan data IMF tahun 2012.
"Momentum dan peluang ini harus kita manfaatkan dengan baik. Swasta kita juga perlu lebih agresif untuk menggarap pasar pariwisata Norwegia ini. Di samping tentu saja kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Sedikit saja ada pengalaman kurang menyenangkan, maka itu akan menjadi kontra-pemasaran yang merugikan," tandas Dubes.
Mengutip data BPS, Dubes mengatakan bahwa jumlah wisatawan Norwegia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 16.578 orang, dengan rata-rata pengeluaran selama di Indonesia sebesar USD 1.676 selama rata-rata masa tinggal 11 hari.
"Jika dihitung, maka devisa dari wisatawan Norwegia itu mencapai USD 27,78 juta atau sekitar Rp. 268,7 miliar. Dengan potensi pariwisata Norwegia senilai USD 11 miliar, maka upaya KBRI melalui promosi pariwisata seperti ini menjadi penting," pungkas Dubes.
Secara terpisah, Fungsi Pensosbud Dyah Kusumawardani, menambahkan bahwa Paviliun Indonesia pada Reiselivsmessen 2013 ini mendapatkan sambutan positif dari pengunjung pameran, dengan presentasi dinilai sangat atraktif.
Untuk menarik perhatian pengunjung, Ann-Dewi dan Andrea tampil menari di Paviliun Indonesia, dilanjutkan Kelompok 'Anak Indonesia' dengan Tari Bajidor Kahot. Paviliun Indonesia juga menampilkan gamelan, selain juga menyajikan rempeyek, permen jahe, dan kopi khas Indonesia sebagai pendukung promosi.
"Sekurangnya 6.000 pengunjung singgah di Paviliun Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih jauh mengenai berbagai destinasi wisata Indonesia. Paling banyak diminati adalah diving, snorkeling, selancar, mendaki gunung, relaksasi, maupun menikmati keragaman budaya," imbuh Dyah.
Menurut Kristin Nydahl dari pihak penyelenggara, Reiselivsmessen 2013 yang berlangsung selama 3 hari (11-13/1/2013) di Telenor Arena, Oslo, itu diikuti sekitar 600 eksibitor, dengan berbagai destinasi wisata seperti Amerika Serikat, Australia, Brasil, Finlandia, Islandia, Jerman, Maroko, Spanyol, Thailand, dan Vietnam.
Jumlah pengunjung tahun ini diperkirakan lebih dari 40.000 orang, merujuk jumlah pengunjung pameran tahun lalu yang sekitar 41.200 orang.
Pameran travel dan pariwisata terbesar di Norwegia ini antara lain diliput secara intensif oleh dua jaringan televisi nasional Norwegia, Canal 9 dan TV2, serta berbagai media cetak dan online, termasuk Dagbladet dan Aftenposten.
(es/es)
"Kunjungan Pangeran Mahkota Haakon Magnus ke Indonesia baru-baru ini membuat nama Indonesia lagi-lagi menjadi pusat perhatian. Berbarengan dengan pameran wisata Reiselivsmessen 2013 di Oslo, momentum ini kita manfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan Norwegia ke Indonesia," ujar Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia Esti Andayani kepada detikfinance (14/1/2013).
Menurut Dubes, pada pameran wisata terbesar di Norwegia tersebut Indonesia menawarkan tema Bali & Beyond, dengan magnet utamanya tetap Bali, sekaligus mengangkat destinasi eksotik lainnya ke barat sampai Jawa, Kalimantan, Sumatera dan ke timur sampai Wakatobi dan Raja Ampat di Papua.
"Paviliun kita ramai dikunjungi. Mereka menanyakan informasi destinasi menarik, baik untuk liburan pasangan muda maupun keluarga. Ini salah satu indikator menggembirakan sekaligus menunjukkan perhatian kuat pada Indonesia," imbuh Dubes, yang juga merangkap Republik Eslandia.
Dijelaskan bahwa masyarakat Norwegia adalah pasar pariwisata potensial bagi Indonesia. Selain faktor-faktor pendukung tadi, masyarakat Norwegia juga memiliki daya beli tinggi dengan GDP paritas daya beli per kapita per tahun USD 53.470,00 atau terkaya nomor 4 di dunia berdasarkan data IMF tahun 2012.
"Momentum dan peluang ini harus kita manfaatkan dengan baik. Swasta kita juga perlu lebih agresif untuk menggarap pasar pariwisata Norwegia ini. Di samping tentu saja kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Sedikit saja ada pengalaman kurang menyenangkan, maka itu akan menjadi kontra-pemasaran yang merugikan," tandas Dubes.
Mengutip data BPS, Dubes mengatakan bahwa jumlah wisatawan Norwegia yang berkunjung ke Indonesia mencapai 16.578 orang, dengan rata-rata pengeluaran selama di Indonesia sebesar USD 1.676 selama rata-rata masa tinggal 11 hari.
"Jika dihitung, maka devisa dari wisatawan Norwegia itu mencapai USD 27,78 juta atau sekitar Rp. 268,7 miliar. Dengan potensi pariwisata Norwegia senilai USD 11 miliar, maka upaya KBRI melalui promosi pariwisata seperti ini menjadi penting," pungkas Dubes.
Secara terpisah, Fungsi Pensosbud Dyah Kusumawardani, menambahkan bahwa Paviliun Indonesia pada Reiselivsmessen 2013 ini mendapatkan sambutan positif dari pengunjung pameran, dengan presentasi dinilai sangat atraktif.
Untuk menarik perhatian pengunjung, Ann-Dewi dan Andrea tampil menari di Paviliun Indonesia, dilanjutkan Kelompok 'Anak Indonesia' dengan Tari Bajidor Kahot. Paviliun Indonesia juga menampilkan gamelan, selain juga menyajikan rempeyek, permen jahe, dan kopi khas Indonesia sebagai pendukung promosi.
"Sekurangnya 6.000 pengunjung singgah di Paviliun Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih jauh mengenai berbagai destinasi wisata Indonesia. Paling banyak diminati adalah diving, snorkeling, selancar, mendaki gunung, relaksasi, maupun menikmati keragaman budaya," imbuh Dyah.
Menurut Kristin Nydahl dari pihak penyelenggara, Reiselivsmessen 2013 yang berlangsung selama 3 hari (11-13/1/2013) di Telenor Arena, Oslo, itu diikuti sekitar 600 eksibitor, dengan berbagai destinasi wisata seperti Amerika Serikat, Australia, Brasil, Finlandia, Islandia, Jerman, Maroko, Spanyol, Thailand, dan Vietnam.
Jumlah pengunjung tahun ini diperkirakan lebih dari 40.000 orang, merujuk jumlah pengunjung pameran tahun lalu yang sekitar 41.200 orang.
Pameran travel dan pariwisata terbesar di Norwegia ini antara lain diliput secara intensif oleh dua jaringan televisi nasional Norwegia, Canal 9 dan TV2, serta berbagai media cetak dan online, termasuk Dagbladet dan Aftenposten.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 18:05 WIB
Jelang Puasa dan Lebaran, Omzet Pegadaian Bisa Sampai Rp 1 Triliun
-
Rabu, 19/06/2013 18:02 WIB
Harga BBM Naik, Pengembang Properti Ngirit Iklan
-
Rabu, 19/06/2013 18:00 WIB
Disiapkan Sejak 2006, Tol Depok-Antasari Terus Molor Hingga 2015
-
Rabu, 19/06/2013 17:42 WIB
Pegadaian Jual Emas Rp 865 Miliar Akhir Mei, Melonjak 80%
-
Rabu, 19/06/2013 17:21 WIB
Jelang BBM Naik, Pertamina Waspadai Lonjakan Permintaan BBM di SPBU Utama
-
Rabu, 19/06/2013 17:11 WIB
Emas Pada Tambang Terbuka Freeport di Papua Bakal Habis 2016
-
Rabu, 19/06/2013 17:15 WIB
Jelang BBM Naik, Pertamina Waspadai Lonjakan Permintaan BBM di SPBU Utama
-
Rabu, 19/06/2013 16:34 WIB
Renegosiasi Kontrak Tak Kunjung Deal, Ini Kata Bos Freeport
-
Rabu, 19/06/2013 17:39 WIB
Pegadaian Jual Emas Rp 865 Miliar Akhir Mei, Melonjak 80%
-
Rabu, 19/06/2013 15:02 WIB
Janji Serap Anggaran, Pejabat Tinggi DKI Ini Rela Disembelih Jokowi
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 10:38 WIB WIB
Dahlan Ngelawak Soal Daging Impor
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_6.gif)








