detikfinance

Rekomendasi Saham

Banjir Jakarta Jadi Sentimen Negatif, IHSG Bisa Melemah Lagi

Angga Aliya - detikfinance
Jumat, 18/01/2013 07:55 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/18/6/bursawhery.jpg
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melemah 12 poin mengekor koreksi bursa-bursa di regional. Pelaku pasar lakukan aksi tunggu terkait laporan kinerja emiten akhir 2012.

Menutup perdagangan, Kamis (17/1/2013), IHSG berkurang 12,581 poin (0,29%) ke level 4.398,383. Sementara Indeks LQ45 melemah 4,690 poin (0,62%) ke level 752,298.

Data perumahan dan penggangguran baru Amerika Serikat (AS) memicu saham-saham di Wall Street melesat tinggi. Indeks S&P 500 kembali menyentuh posisi tertingginya dalam tiga tahun terakhir.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 84,79 poin (0,63%) ke level 13.596,02. Indeks Standard & Poor's 500 menguat ke level 8,31 poin (0,56%) ke level 1.480,94. Indeks Komposit Nasdaq bertambah ke level 18,46 poin (0,59%) ke level 3.136,00.

Hari ini, IHSG diprediksi akan kembali melemah di tengah perdagangan yang sepi. Masih banjirnya ibukota DKI Jakarta jadi sentimen negatif karena berdampak langsung terhadap lumpuhnya perekonomian Indonesia.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 230,13 poin (2,17%) ke level 10.839,77.  
  • Indeks KOSPI naik 11,80 poin (0,60%) ke level 1.986,07.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -12.58 poin (-0.29%) ke 4,398.38 dengan jumlah transaksi sebanyak 9.58 juta lot atau setara dengan Rp 3.89 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG ini a.l sektor agricultural (-0.43%), sektor basic-industries (+0.45%), sektor construction and property (-0.24%), sektor consumer goods (-0.61%), sektor finance (+0.15%), sektor infrastructure (+0.06%), sektor mining (-0.16%), sektor misc-industries (-1.63%), dan sektor trade (-0.83%)

Tercatat sebanyak 88 saham mengalami penguatan, 120 saham mengalami penurunan, 119 saham tidak mengalami perubahan dan 141 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I SMGR (+1.62%), GEMS (+11.90%), BBRI (+0.64%), TLKM (+0.53%), dan TOWR (+3.52%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ASII (-1.96%), UNTR (-3.74%), GGRM (-1.48%), ADRO (-1.76%), dan BDMN (-1.69%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp311.45 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBCA, BBRI, TLKM, BMRI, dan PGAS. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,650 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG kemarin merupakan tahap konsolidasi. Untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan mengalami penurunan namun dalam range yang lebih sempit. Hal ini terlihat dari indikator Slow Stochastic yang berada pada area overbought dan candle volume yang mengalami penurunan. Dengan support 4.320 dan resistance 4.480. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : APLN, PANS, SMGR.

Panin Sekuritas
IHSG bergerak melemah pada perdagangan kemarin seiring dengan relative sepinya transaksi perdagangan di tengah terjadinya bencana banjir yang melanda ibukota. Selain itu sentimen negatif juga berasal dari penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh Bank Dunia. Bank dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan 2013 dari 3% menjadi 2,4% seiring dengan pengangguran yg tinggi dan rendahnya indeks kepercayaan bisnis. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan sepi transaksi dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 4.380-4.420.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-

    How To Make Money in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut
    MustRead close