detikfinance

Harta Rakyat Hilang Rp 5 Triliun Karena Banjir, Pemerintah Tak Peduli!

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 18/01/2013 09:24 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/18/4/091635_banjirrr1.jpeg
Jakarta - Pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi menjadi pihak yang paling bertanggungjawab atas terjadinya banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya. Setidaknya, uang rakyat hingga Rp 5 triliun menguap karena terjadinya banjir di Ibu Kota.

"Banjir ini membuktikan pemerintah pusat maupun pemerintah DKI membiarkan dan tidak melindungi rakyat dan warganya dirampok hartanya, bahkan jiwanya, oleh bencana alam," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Azis kepada detikFinance, Jumat (18/1/2013).

Menurut Harry, karakter banjir mirip dengan inflasi atau kenaikan harga-harga. Di mana ketidakmampuan atau pembiaran pemerintah dalam mengendalikan pasar merampok kekayaan pendapatan rakyat kecil sehingga daya belinya berkurang.

"Begitu juga dengan banjir, yang terjadi berulang-ulang dengan karakter yang sama," tuturnya.

"Harusnya bisa dikendalikan oleh pemerintah pusat dan daerah dengan alokasi anggaran yang membangun infrastruktur mengatasi banjir. Pemerintah tidak peduli harta rakyat hilang karena banjir yang diperkirakan hingga Rp 5 triliun. Harusnya bisa diatasi bila pemerintah peduli! Pemerintah tidak peduli!," imbuh Politisi Golkar ini.

Hujan yang mengguyur Jakarta belakangan hari ini membuat sejumlah jalan di Jakarta belum bisa dilalui karena masih terendam banjir. Ketinggian air berkisar antara 50 hingga 80 cm. Bahkan salah satu tanggul di Banjir Kanal Barat jebol hingga menyebabkan ruas Sudirman-Thamrin tenggelam. Duh!


(dru/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close