detikfinance

Adira Finance Terbitkan Obligasi dan Sukuk Senilai Rp 2,5 Triliun

Firda Puri Agustine - detikfinance
Senin, 28/01/2013 18:37 WIB
//images.detik.com/content/2013/01/28/6/183946_adirafinance.jpg
Jakarta -PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II sejumlah Rp 8 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I senilai Rp 1 triliun selama 2 tahun.

Direktur Utama Adira Finance Willy Suwandi Dharma mengatakan untuk tahap pertama, perseroan berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II tahap I senilai Rp 2 triliun, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I senilai Rp 500 miliar.

"Ini salah satu strategi pendanaan kami untuk mendukung pertumbuhan di tahun ini dan masa datang. Prosepek industri syariah juga akan berkembang pesat," kata Willy di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Senin (28/1/2013).

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila memaparkan, tahun lalu, perseroan menerbitkan obligasi sebesar Rp 3477 triliun yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I tahun 2011 dan 2012.

Adapun dalam dua tahun ke depan, perseroan berniat menerbitkan seluruh PUB I sebesar Rp 9 triliun, termasuk sukuk senilai Rp 1 triliun.

"Rasio hutang terhadap ekuitas (DER) perusahaan masih terjaga di level 3,6 kali pada akhir 2012. Masih jauh dari batas maksimum yang diperkenankan," ujar Made.

Dia menjelaskan, Adira Finance mendapat dukungan pendanaan dari induk perusahaan, yakni PT Danamon Indonesia Tbk melalui skema pembiayaan bersama (joint financing) senilai Rp 22,5 triliun pada akhir 2012.

"Jumlah itu mencakup 51 persen dari pembiayaan yang dikelola perusahaan sebesar Rp 45,6 triliun," katanya.

Sebagai penjamin dan pelaksana emisi adalah PT Standard Chartered Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, dan PT HSBC Securities Indonesia.

Tahun ini, perseroan menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 34 triliun dengan persentase pembiayaan motor dan mobil seimbang.
(dru/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut