detikfinance

Ini 'Mainan' Baru Dahlan Iskan, Dorong Bisnis Tanaman Porang

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Selasa, 29/01/2013 12:13 WIB
//images.detik.com/content/2013/01/29/4/121829_porang.jpeg Dahlan saat meninjau tanaman porang di Jawa Timur
Jakarta -Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini memimpin rapat dengan direksi Perum Perhutani membahas pengembangan tanaman porang di masyarakat. Tanaman porang jadi 'mainan' baru Dahlan, selain mendorong bisnis kelinci, pengembangan daging sapi, hingga mobil listrik.

Mantan bos PT PLN ini mengatakan tanaman umbian (porang) yang bisa digunakan sebagai tepung makanan. Selain itu, tingkat pengembalian investasi bisnis tanaman porang cukup menjanjikan.

"Perkebunan porang itu bisa mengentasi kemiskinan besar. Ini tanaman sela di hutan Perhutani seperti kunyit, jahe, jarak. Ini hasilnya 10 kali lipat dari jahe," tutur Dahlan saat membuka jalannya rapat, Selasa (29/1/2013).

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto menjelaskan tanaman porang ini bisa ditanam di sela pepohonan yang dimiliki Perhutani.

Tanaman yang telah dikembangkan pada beberapa lokasi di Jawa Timur ini, diakuinya membutuhkan investasi awal yang tinggi namun berbiaya rendah pasca panen di tahun ketiga.

"Porang ditanam sekali, bisa diproduksi terus menurus. Investasi awal cukup mahal karena perlu tanah yang agak gembur. Butuh Rp 15,4 juta per hektar di tahun 1, tahun ke-2 butuh Rp 6,29 juta, tahun ke-3 butuh Rp 10,07 juta," tambahnya.

Saat rapat, Dahlan meminta penjelasan soal tingkat pengembalian investasi atau Internal Rate of Return (IRR) yang belum jelas dari bisnis tanaman porang. Akhirnya setelah dihitung-hitung tingkat IRR dari bisnis tanaman porang sangat baik.

"IRR-nya 54%, itu bisnisnya tutup mata aja bisa jalan, IRR 20% itu sudah jadi rebutan. Apakah ini perlu didiskusikan? Berarti nggak perlu ya. Bank manapun akan rebutan untuk membiayai," cetusnya.
(feb/hen)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut