detikfinance

Kurator Batavia Air: Penumpang Jangan Datang ke Bandara, Tiket Disimpan Dahulu

Zulfi Suhendra - detikfinance
Kamis, 31/01/2013 21:02 WIB
//images.detik.com/content/2013/01/31/1036/210435_bataviaair.jpg
Jakarta -Sangat disayangkan nasib para penumpang Batavia Air masih menggantung. Pasalnya, kurator yang saat ini yang paling berkapasitas menentukan segala hal terkait Batavia Air belum memutuskan apapun.

Salah satu Kurator Batavia Air, Turman Panggabean menjelaskan, para penumpang diharapkan duduk manis menunggu arahan kurator selanjutnya. Karena sampai saat ini, kurator belum dapat memastikan bagaimana nasib para penumpang yang telah memiliki tiket.

"Kami menghimbau untuk para penumpang yang akan berpergian, kami mohon maaf untuk tidak datang ke bandara. Sebaiknya tiket itu disimpan, nanti pada saatnya diklaim nanti untuk kurator yang melakukan," kata Turman saat acara Konperensi Pers di Restoran Pulau Dua, Senayan Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti menerangkan bahwa maskapai penerbangan Mandala Air dan maskapai penerbangan lainnya bisa mengambil alih sebagian rute dari Batavia Air.

Namun, Turman menepis anggapan itu. "Dirjen mengeluarkan statement, Dirjen yang bertanggung jawab. Kita tidak akan tunduk kepada Dirjen, kita tunduk pada undang-undang. Kurator belum beranjak, belum melakukan verifikasi, bagaimana mengeluarkan statement untuk mengganti," tegas Turman.

Mengenai instruksi dari Kementerian Perhubungan terkait tanggung jawab manajemen Batavia Air untuk memperhatikan penumpang di Bandara, ataupun di kantor Batavia Air, Turman mengatakan hal tersebut tidak dapat dilakukan. Karena, terhitung sejak diputus pailit, pihak Batavia Air tidak boleh beraktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan Batavia Air.

"Sekalipun itu instruksi Dirjen, manajeman Batavia sejak dinyatakan pailit dia tidak boleh beraktivitas dan hak untuk beraktivitas itu dilakukan oleh kurator. Kita takut hukum bukan takut dirjen. Kami juga dapat bertindak harus sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

(zul/dru)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut