detikfinance

Proyek Gedung Tertinggi Milik Tomy Winata Masuk Tahap Uji Tanah di SCBD

Suhendra - detikfinance
Jumat, 01/02/2013 13:20 WIB
Proyek Gedung Tertinggi Milik Tomy Winata Masuk Tahap Uji Tanah di SCBD
Jakarta -Bagi anda yang mondar-mondir di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), akan terlihat mulai dibongkarnya gedung Automall di jantung kawasan SCBD. Gedung ini rencananya akan diratakan untuk dijadikan gedung tertinggi di Indonesia, Signature Tower setinggi 628 meter dengan 111 lantai.

Wakil Presiden Direktur PT Jakarta International Hotels & Development Tbk Santoso Gunara mengatakan, kegiatan pembongkaran itu bagian dari proses uji struktur tanah atau soil test di lokasi bakal berdirinya Signature Tower.

"Kita perlu area kerja untuk soil test dulu," kata Santoso kepada detikFinance, Jumat (1/2/2013)

Namun Santoso masih tutup mulut soal finalisasi pembiayaan konstruksi mega proyek ini yang nilainya mencapai US$ 2 miliar. Ia juga belum mau memastikan kapan groundbreaking proyek Signature Tower dimulai. "Belum," katanya.

Sebelumnya Santoso pernah mengatakan para ahli gempa akan dilibatkan dalam proyek pembangunan menara Signature Tower. Para ahli gempa itu di antaranya berasal dari Jepang dan juga ITB (Institut Teknologi Bandung).

Proses pengerjaan soil test, akan dilakukan proses pengeboran 200 meter ke dalam tanah. Pihaknya ingin memastikan bahwa investasi membangun gedung dengan 111 lantai harus didukung oleh struktur lantai yang tak memadai.

Hasil uji tersebut akan menentukan desain pondasi menara yang lebih detail. Sehingga akan menentukan dalam menekan risiko terburuk jika adanya gempa bumi. Indonesia merupakan negara yang masuk dalam jalur gempa.

Signature Tower setinggi 628 meter akan dibangun di SCBD Jakarta, tepatnya di lokasi gedung Automall. Gedung Automall sebelumnya menjadi tempat penjualan mobil dan motor mewah berada di lokasi lot 6 kawasan SCBD. Gedung ini bagian dari Kawasan SCBD yang dikelola oleh oleh PT Danayasa Arthatama Tbk, yang salah satu sahamnya dimiliki oleh pengusaha Tomy Winata pemilik Artha Graha Network.

Tahapan-tahapan proyek ini sudah mulai terlihat setidaknya, pada 21 Mei 2012 yang lalu, PT Danayasa Arthatama Tbk, telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan MGM Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat

Rencananua gedung ini akan dilengkapi hotel super mewah di 20 lantai teratasnya. MGM Hospitality, dengan menggunakan 'brand' prestisiusnya yaitu Bellagio Hotel akan mengelola 290 kamar hotel supermewah.

Targetnya proyek ini akan selesai dalam kurun waktu lebih kurang 5 tahun. Besarnya nilai investasi dalam pembangunan Signature Tower ini diperkirakan akan mencapai tidak kurang dari US$ 2 miliar.
(hen/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut