detikfinance

Belum Merata, Pertumbuhan Ekonomi RI Masih Jomplang

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 05/02/2013 18:06 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/02/05/4/180824_bps.jpeg
Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) mengakui pertumbuhan ekonomi Indonesia masih belum merata. Hal ini ditandai dengan besarnya sumbangan Pulau Jawa terhadap PDB Indonesia yang mencapai 57,63% sepanjang tahun 2012.

"Kalau untuk pertumbuhan kuartal IV tahun 2012, tiga provinsi penyumbang terbesar adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat," ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto saat ditemui di kantornya, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Berdasarkan data BPS, distribusi PDB berdasarkan pulau, Pulau Jawa distribusinya 57,63%, Pulau Sumatera 23,77%, Kalimantan 9,3%, Sulawesi 4,7%, dan Pulau lainnya 4,57%. Suhariyanto melihat hal ini menunjukkan disparitas yang cukup besar antar pulau.

"Untuk memperhatikan disparitas secara ekonomi itu perlu memperhatikan struktur saja tadi yang Pulau Jawa yang penduduknya cuma 7% tapi sumbangannya 56%, itu jomplang banget," tegasnya.

Suhariyanto menambahkan untuk mengurangi disparitas tersebut bukanlah perkara mudah dan bisa dilakukan seketika. Hal ini terlihat dari tidak terlalu berubahnya porsi distribusi pertumbuhan ekonomi ini setiap tahunnya.

"Sekarang kan masih Jawasentris, sudah berapa puluh tahun kita ingin switch itu ke timur tapi pergerakannya lambat sekali karena untuk menurunkan ketimpangan itu susah sekali," jelasnya.

Suhariyanto menyatakan terdapat beberapa cara untuk mengurangi disparitas tersebut, salah satunya adalah menciptakan pertumbuhan berkualitas di sektor yang menyerap tenaga kerja.

"Pertama kita harus ciptakan pertumbuhan yang berkualitas, artinya pertumbuhan yangg tinggi pada sektor-sektor yang banyak menyerap tenaga kerja, itu jangka panjang, tidak bisa ketimpangan ini diturunkan secara drastis, perlu waktu agak lama," tandasnya.
(nia/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut