detikfinance

Adhi Karya Tagih Utang Proyek Monorel Rp 193 Miliar ke Jakarta Monorail

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 13/02/2013 11:40 WIB
Adhi Karya Tagih Utang Proyek Monorel Rp 193 Miliar ke Jakarta Monorail
Jakarta -PT Adhi Karya Tbk (ADHI) masih menunggu pembayaran atas proyek monorel DKI Jakarta yang terbengkalai senilai Rp 193,662 miliar dari PT Jakarta Monorail (JM).

Piutang tersebut merupakan hasil pengerjaan ADHI sebagai kontraktor pelaksana design & build, serta pekerjaan civil & structure. Nilai piutang tersebut merupakan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Amin, Nirwan, Alfiantori & Rekan (KJPP ANA).

"Hasil penilaian KJPP tersebut telah dikirim ke PT JM namun hingga saat ini belum ada tanggapan," kata Corporate Secretary Amrozi Hamidi dalam keterangan tertulis, Rabu (13/2/2013).

ADHI telah melaksanakan sebagian pekerjaan tersebut sejak tahun 2005 sampai dengan awal tahun 2008, namun sampai dengan saat ini belum pernah menerima pembayaran dari PT JM.

Atas permasalahan tersebut, telah ada kesepakatan penyelesaian antara ADHI dengan PT JM sebagaimana tertuang dalam Akta tertanggal 15 Mei 2008 dan telah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 617/Pdt.G/2008/PN.JKT-SEL tanggal 22 Mei 2008.

Salah satu isi isi putusannya menyatakan bahwa jumlah seluruh kewajiban yang menjadi tanggung jawab PT JM adalah sebagai berikut, pekerjaan design dan konstruksi US$ 14 juta (di luar PPN), bunga kelalaian US$ 2,329 juta. Sehingga totalnya sebanyak US$ 16,349 juta.

"Mengingat tidak ada realisasi pembayaran setelah adanya Akta Perdamaian, ADHI pada tanggal 15 Mei 2012 mengajukan gugatan kepada PT JM dan telah diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor:296/Pdt.G/2012/PN.Jkt.Sel tanggal 11September 2012," katanya.

Isi dari putusan itu menyatakan ADHI adalah pemilik dan satu-satunya pihak yang paling berhak atas gambar-gambar konstruksi dan bangunan pondasi hingga tiang konstruksi monorail.

Pada tanggal 9 Januari 2013, ADHI mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, di mana dalam pertemuan itu Jokowi menyampaikan bahwa kelanjutan pembangunan monorel terutama jalur green line akan dilaksanakan oleh PT JM.

Sementara tiang-tiang yang telah dibangun oleh ADHI akan diselesaikan pembayarannya oleh PT JM dalam jangka waktu satu bulan.

Menindaklanjuti hal tersebut, ADHI telah mengadakan pertemuan dengan PT JM sebanyak 3 kali, dan telah disepakati bersama penilaian atas biaya yang telah dikeluarkan terkait Proyek Monorail akan dilakukan oleh KJPP ANA.

Pada tanggal 7 Februari 2013, KJPP ANA telah menerbitkan Laporan Ringkas Penilaian Progress Pekerjaan Proyek Jakarta Monorel per 31 Januari 2013 yaitu senilai Rp 193,662 miliar.
(ang/dnl)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut